oleh

Istri Serong Bakal Menjanda, Eh Minta Pesangon Pula!

-Unik-147 views

SURABAYA – Seorang istri warga Surabaya -sebut saja Karin- harus menerima buah dari perselingkuhannya. Perempuan paruh baya itu dipergoki suaminya saat sedang selingkuh.

Karin (44) bersuamikan Donwori -bukan nama sebenarnya- yang konon jarang pulang. Karin pun laksana jablai.

Butuh kehangatan membuat Karin berselingkuh dengan pria lain hingga akhirnya ketahuan dan masalahnya berlanjut ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya untuk proses cerai. Tapi, urusan Karin tak hanya masalah pegat.

Kini, Karin juga punya tuntutan lain. Dia menuntut uang Rp 40 juta sebelum menjanda.

“Itu gantinya selama ini dia gak ngasih nafkah,” katanya saat berada di kantor pengacara dekat PA Kelas 1A Surabaya, awal pekan lalu.

Karin justru menuding Donwori sebagai penyebab keretakan rumah tangganya. Menurutnya, Donwori sebagai suami tidak bertanggung jawab.

Donwori yang berprofesi sebagai sopir, kata Karin, tak akan pulang ke rumah kecuali pas akhir bulan. Itulah yang membuat Karin butuh kehangatan dari pria lain.

Akhirnya, Karin berkencan dengan sorang pria yang dikenalkan oleh koleganya. Sebut saja pria idaman lain (PIL) teman kencan Karin itu bernama Donjuan.

Usia Donjuan belasan tahun lebih muda ketimbang Karin. Bisa dikatakan Karin lebih pantas jadi tante bagi Donjuan.

Tapi Karin terheran-heran karena Donwori seolah mengendus perselingkuhannya dengan Donjuan. Padahal, Karin selalu berupaya bermain aman.

Karin tak pernah mengajak Donjuan ke rumah. Untuk berkencan pun selalu menghindari keramaian.

Bahkan untuk urusan chatting melalui ponsel, Karin selalu menghapusnya. Tentu saja demi menghapus jejak digital yang berpotensi membuatnya beperkara dengan Donwori.

Hanya saja, belakangan Donwori kerap menginterogasi Karin. Tak jarang Donwori mengancam Karin jika sampai punya PIL.

Karin pun tetap bergaya santai demi mengelabui Donwori agar semua terlihat normal.

Tapi sepertinya ada yang tak suka dengan ulah Karin sehingga mengadu kepada Donwori.

“Aku curiga, kayake dia dilapori orang yang gak seneng sama aku (sepertinya dia dilapori orang yang tak suka dengan saya, red). Tapi siapa,” lanjut Karin dengan nada  penasaran.

Akhirnya, perselingkuhan itu ketahuan juga.

Penyebabnya karena Karin nekat mengajak Donjuan berkencan di rumah.

Karin sudah tak kuat menahan rindu sehingga mengontak Donjuan untuk datang. Donjuan pun menyambangi rumah Karin.

Apes bagi Karin dan Donjuan, karena Donwori tiba-tiba pulang.

Padahal, sebelumnya Karin meyakini suaminya tak akan pulang secepat itu.

Donwori memergoki Karin sedang berduaan dengan Donjuan. Sontak Donwori pun murka dan menyasar Donjuan.


“Tahu aku sama cowok, dia (Donwori, red) langsung ngamuk. Wah kalau enggak aku lerai, bisa mati itu (Donjuan dihajar Donwori, red),”

Alih-alih menangis meminta maaf, Karin malah mengamuk Donwori.

Intinya Karin tak mau disalahkan dan memilih menyalahkan Donwori.

Menurut Karin, seandainya Donwori lebih sering pulang tentu sebagai istri tak akan mencari kehangatan dari pria lain.

Akhirnya, saat itu pula keduanya sepakat bercerai.

Tapi ketika proses cerai berjalan, tiba-tiba ada pikiran lain di otak Karin.

Dia tak mau rugi, sehingga mengajukan kompensasi uang untuk pesangon karena akan menyandang status janda.

Karin memakai alasan sering keluar uang lantaran Donwori jarang pulang. Karena itu dia menuntut ganti rugi Rp 40 juta.

Namun, tuntutan Karin sejauh ini belum terpenuhi.

“Makanya ini masih mengurusnya juga. Pokoknya harus dapat. Aku yakin dia punya uang banyak kok, cuma pelit sama istri,” tutur perempuan asal Sawahan itu penuh amarah dan semangat.(sb/is/jay/JPR)

Komentar

Berita Lainnya