oleh

Jadi Kurir Sabu 20 Paket Buat Beli Seragam Anak

INDRALAYA – Kurir alias pengedar barang haram berupa sabu yang satu ini berdalih kesulitan untuk membiayai 4 orang anaknya.

Apalagi anak pertamanya sudah masuk sekolah dasar (SD), sehingga butuh membeli keperluan pakaian seragam sekolah.

“Anak saya empat, yang besar masuk sekolah SD,  tapi belum memiliki pakaian seragam sekolah,” kilah tersangka Brams (33) sambil terus menunduk. 

“Saya berani jadi kurir narkoba, karena imbalannya Rp 1 juta , rencananya uang itu untuk beli pakaian seragam,’’ cetus warga Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang ini.

Brams ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Ogan Ilir (OI) di pinggir jalan Desa Meranjat I Kampung 11 Dusun IV Kecamatan  Indralaya Selatan Kabupaten OI.

Dia kedapatan membawa sabu sebanyak 20 paket atau seberat 100 gram, yang nilainya sekitar Rp 100 juta.

’Nian Pak, kalau sabu itu berhasil saya antar ke pemesan, saya mendapat imbalan Rp 1 juta,’’ ujar Brams berusaha meyakinkan petugas. 

Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Gazali Ahmad melalui Kasat Res Narkoba IPTU Pajri Anbiya SIK mengatakan, tertangkapnya tersangka Brams, setelah pihaknya menerima informasi, dikawasan TKP, bakal ada transaksi narkoba.

Namun sebelum terjadi transaksi dengan pelaku berinsial A ,  dan tidak mau kecolongan, petugas berhasil lebih dahulu menangkap Brams.

Dari tangan tersangka Brams , didapat sebanyak 20 paket sabu di dalam plastik klip bening dibungkus dengan kertas koran.

Tersangka Brams ditangkap akhir pekan lalu sekitar pukul 12.00 Wib, hendak mengantarkan narkotika Jenis Shabu tersebut kepada A.

Tersangka mendapatkan sabu dari pelaku berinisial D (DPO) di desa Tanjung Pinang, kecamatan Tanjung Batu, BB tersebut ditemukan petugas di dalam kantong kaket sebelah kiri,’’ tukas Iptu Pajri Anbiya (Sid)

 

Komentar

Berita Lainnya