oleh

Jagung Bertumpuk, Pedagang Petasan dan Terompet Sepi

SUMEKS.CO – Pedagang petasan dan kembang api di kota Palembang harus gigit jari, karena tidak adanya perayaan saat malam pergantian tahun baru malam ini. Alias dilarang.

Meski begitu ada saja yang menjual petasan dan kembang api, tapi jumlahnya tidak banyak. Pembelinya juga terbatas.

Pasar 26 Ilir Palembang.

Kini para pedagang kembang api musiman yang biasa berjualan dipinggir jalan hanya bisa pasrah. Jualan masih terlihat banyak sore tadi.

Tak hanya petasan. Pedagang terompet dan jagung juga tidak banyak dijumpai. Kalau pun ada, mereka hanya berjualan sebatas di lokasi jalan menuju pasar, diantara di 26 Ilir, jalan Mujahidin, Palembang.

Pasar Plaju, Jl Kapten Abdulah.

Juga di sepanjang jalan Kapten Abdullah Plaju tak banyak pedagang berjualan petasan dan terompet.

Nah, kalau penjual jagung banyak. Dagangan bahkan bertumpuk-tumpuk di tepi jalan. Yang unik malah pedagang buah yang jualannya melimpah di kawasan ini.

Pedagang mengaku tak bisa berbuat banyak atas larangan perayaan malam tahun baru, hal ini karena Tahun Baru 2021 kali ini di tengah keprihatinan Pandemi Covid-19. (*)

Komentar

Berita Lainnya