oleh

Jajal Pengembangan Industri Batik

MUARA ENIM –  Kabupaten Muara Enim melirik industri batik sebagai potensi baru perekonomian untuk dikembangkan. Dalam mewujudkan hal ini, Pemkab menjalin kerjasama dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) di Yogyakarta, Rabu (4/3).

Kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) ditantangani langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang) Pemkab Muara Enim, Amrullah Jamaludin dan Kepala BBKB, Titik Purwati.

Dalam kesempatan itu, Amrullah mengatakan pihaknya menjalin MoU dengan Balai besar kerajinan dan batik Jogja dalam rangka menumbuh kembangkan industri batik di Bumi Serasan Sekundang.

“Pemkab mencoba menjajal pengembangan industri batik di Muara Enim, tentunya hal ini melibatkan pihak terkait seperti Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta,”ungkapnya

Adapun kerjasama yang ditawarkan yakni bantuan bimnbingan membatik dari BBKB Yogyakarta. Amrullah menuturkan, pemkab akan membuat kegiatan pelatihan  kerajinan batik untuk industri kecil dan menengah di Muara Enim.

Sementara Kepala BBKB Yogyakarta Titik Purwati mengaku antusias dengan kerjasama yang ditwarkan Pemkab Muara Enim. Untuk itu, pihaknya mempersiapkan Pemkab Muara Enim untuk mengirimkkan peserta untuk belajar cara membatik.

“Kami mempersilahkan Pemkab Muara Enim mengirimkan peserta untuk mempelajari dan mempraktikkan cara membatik, termasuk cara membuat malam atau bahan batik dari kelapa sawit dan kulit matoa,’kata Titik

Secara umum,lanjut Titik pihak BBKB Yogyakarta sangat mengapresiasi pemkab Muara Enim yang memiliki ide pengembangan industri batik diwilayahnya. Terlebih saat ini , kata Titik, batik sekarang sudah menjadi identitas Bangsa Indonesia baik di tingkat nasional maupun regional.

“Dan perlu diketahui saat ini 99% industri batik didominasi oleh industri kecil. sehingga ini sangat membantu pengembangan UMKM di Indonesia,”pungkasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya