oleh

Jaksa Tak Hadiri Sidang PK Ahmad Yani, Kuasa Hukum Kecewa

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Sidang permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Ahmad Yani, mantan Bupati Muara Enim sekaligus terdakwa kasus dugaan korupsi fee 16 paket proyek pada dinas PUPR Kabupaten Muara Enim terpaksa mengalami penundaan selama satu pekan.

Lantaran, tim penuntut umum dalam hal ini dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI gagal hadir dalam sidang PK dengan agenda penandatangan berita acara persidangan, Kamis (13/1) lalu di pengadilan Tipikor Palembang.

Baca juga:
Tak Puas Vonis Hakim, Ahmad Yani Ajukan PK

Hal itu membuat terdakwa Ahmad Yani melalui tim kuasa hukumnya  Djoksan Ali Dahlan SH dan Ahmad Muhtar SH, mengaku sedikit kecewa atas ketidakhadiran JPU KPK pada sidang tersebut.

“Tentunya kami sangat menyayangkan atas ketidak hadiran pihak jaksa KPK, dalam persidangan PK dengan agenda penandatanganan Berita Acara Persidangan PK yang digelar pada Kamis kemarin,” kata Djoksan di hubungi awak media Sabtu, (15/1).

Dijelaskannya, ketidak hadiran jaksa KPK sebagaimana dikatakan majelis hakim PK diketuai Mangapul Manalu SH MH adalah jaksa KPK tidak hadir karena lupa bahwa pada hari tersebut ada jadwal persidangan.

“Seharusnya jaksa KPK bisa berkoordinasi kepada rekan jaksa KPK yang lainnya, yang kebetulan bersidang di PN Palembang untuk mewakili menandatangani Berita Acara Persidangan PK,” kata Djoksan.

Untuk itulah, Djoksan menilai dengan tidak hadirnya jaksa KPK dipersidangan tersebut, menunjukkan kesan ‘kurang profesional’ dan mengakibatkan sidang ditunda satu minggu.

Komentar

Berita Lainnya