oleh

Jalan Alternatif Karang Dapo-Muara Lakitan Bak Kubangan Kerbau

MURATARA-Bagi pengendara yang hendak melintasi jalan alternatif Karang Dapo-Muara Lakitan, harus lebih waspada. Pasalnya, sejak meningkatnya intensitas curah hujan ‎ selama tiga hari terakhir, mengakibatkan sebagian akses jalan yang belum di aspal menjadi lumpur.

Apri pelintas Jalan Karang Dapo-Muaralakitan,yang sempat dibincangi Minggu (22/12) mengatakan.  Akibat hujan deras yang melanda wilayah Muratara dan Musi Rawas dalam tiga hari terakhir mengakibatkan sebagian akses warga terganggu.

Pasalnya, masih ada sebagian akses alternatif warga Muratara menuju wilayah perbatasan ini, belum terjamah pembangunan. Dia mengungkapkan, sebagian akses yang mengalami kerusakan seperti di Desa Bina Karya SP5, dan Setia Marga SP4 untuk di wilayah Muratara, sedangkan sebagian kerusakan lagi berada di wilayah Muara Lakitan, Musi Rawas.

“Jalannyo belum di aspal galo baru ada pengerasan bae, samo spot spot yang di cor beton. Kalu di lakitan kito masih masuk jalan tanah licin Jalannyo ado jugo yang belumpur, jadi nak hati-hati melintas musim hujan,” bebernya.

Dia mengungkapka, akses Karang Dapo-Muara Lakitan saat ini sudah mulai ramai di gunakan oleh masyarakat dari Muratara yang hendak menuju ke Palembang atau perbatasan Kabupaten Muba. Karena akses jalan ini dianggap lebih dekat ketimbang harus mengambil jalan memutar ke kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas.

Masyarakat berharap, akses jalan itu segera di bangun Pemerintah secara keseluruhan. Sehingga akses itu bisa digunakan masyarakat secara maksimal. “Gubernur dulu sudah memastikan, katanya jalannya akan segera di bangun. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah dibangun,” timpalnya.

Warga menuturkan, keberadaan akses jalan merupakan salah satu indikator utama yang membuat wilayah Kabupaten Muratara menjadi daerah tertinggal. Pasalnya, sampai saat ini warga di Muratara hanya mengandalkan satu jalur keluar masuk lintas daerah.

“Selamo ini kito cuma pakai Jalinsum itulah, nak jauh-dekat pakai jalur satu. Tapi kalau sudah banyak jalan tembus, mudah-mudahan wilayah kito idak tertinggal lagi,” bebernya.

Terpisah, Kepala Desa Bina Karya Dumiyati saat di bincangi di pemda Muratara sempat menuturkan, akses jalur alternatif di desa mereka saat ini sudah tembus hingga ke wilayah Muara Lakitan, Musi Rawas. Saat ini sudah ada pembangunan khususnya di jalur wilayah Muratara.

“Informasinya jalan itu akan diambil alih Provinsi dan segera di bangun. Kalau dulu lumpurnya memang dalam, tapi sekarang sudah ada pengerasan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, peningkatan pembangunan jalur alternatif itu segera dilaksanakan. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan penduduk khususnya di wilayah Muratara.”Kalau jalannya sudah bagus, tentunya mempermudah masyarakat Muratara ke Palembang,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya