oleh

Jalan Dusun Berlobang, Warga Timbun Tanah dan Batu

PAGARALAM – Cukup lama kerusakan jalan menuju pemukiman di kawasan Rimba Candi. Tak kunjung belum ada kepastian perbaikan, warga pun akhirnya secara swadaya melakukan penimbunan lubang-lubang yang menghambat laju kendaraan yang melintas.

Menurut penuturan warga, gotong royong warga Dusun Rimba Candi, Kecamatan Dempo Tengah dilakukan sejak dua hari lalu. Lantaran, kondisi kerusakan jalan berupa lubang ini ternyata cukup dalam hingga setengah betis orang dewasa. “Ya, cukup dalam. Sepatu boot saja tenggelam,” ungkap Jon Fikri, kemarin.

Kerusakan cukup parah juga banyak ditemui, mulai Simpang Tiga Pengaringan, Talang Jembak hingga ke Rimba Candi. “Dari Talang Jembak ke Rimba Candi radiusnya sekitar 5 km. Sepanjang jalan ini cukup parah kerusakan dengan kondisi jalan berlobang dimana-mana,” ujar warga Padang Temu yang kerap melintas memberikan penyuluhan kopi kepada petani di sekitar wilayah Rimba Candi.

Seingatnya, mungkin sudah tujuh tahun terakhir belum adanya perbaikan jalan seperti tambal sulam saja. Sebelumnya memang pernah ada perbaikan hanya sampai di simpang tiga Dusun Pengaringan saja.

“Sedangkan akses ke Rimba Candi belum sama sekali hingga saat ini kerusakan menghambat aktifitas warga ataupun pengangkutan hasil perkebunan. Gotong royong yang dilakukan warga dengan cara menimbun dengan tanah dan kerikil di lubang yang cukup dalam,” katanya.

Senada disampaikan Suyanto warga Rimba Candi, sudah cukup lama. Bahkan kondisinya sudah ada terlihat lubang besar. Bahkan ada yang badan jalannya terlihat amblas. “Kita harapkan adanya perhatian serius dari pemerintah kota. Karena sudah banyak kerusakan diserpanjang jalan tersebut,” ucapnya

Dampak rusaknya akses tersebut, sudah dipastikan warga sangat kesulitan melintas. “Padahal akses jalan ini satu-satunya akses utama transportasi warga dusun. Tidak hanya untuk melancarkan aktifitas sehari-hari, juga jalur transportasi pengangkutan hasil perkebunan. Semoga kondisi jalan ini secepatnya dilakukan perbaikan,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PU Tata Ruang Kota Pagaralam, A Parliansyah ST MM melalui Kabid Bina Marga, Adriansyah ST mengatakan, di tahun ini ada perbaikan di kawasan Kecamatan Dempo Tengah, mulai dari Simpang Tiga Jokoh hingga ke Sumber Jaya dengan anggaran mencapai Rp.6 miliar.

“Yang jelas, untuk mencover kerusakan jalan di lokasi lainnnya akan dilakukan bertahap. Dikarenakan kondisi anggaran yang terbatas dimiliki APBD Pemkot Pagaralam,” pungkasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya