oleh

Jalan Longsor, Warga Muara Kuang Terancam Terisolir

INDRALAYA – Jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Lubuk Keliat dengan Kecamatan Muara Kuang di Desa/Kecamatan Lubuk Keliat, longsor, Senin (13/5). Longsor disebabkan derasnya air Sungai Ogan menghantam dinding jalan.

Akibatnya warga Kecamatan Muara Kuang yang akan menuju Tanjung Raja atau warga Kecamatan Lubuk Keliat yang akan menuju Kecamatan Muara Kuang tidak bisa melintas menggunakan kendaraan roda empat.

Longsor tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak 6 atau 7 tahun lalu. Tetapi karena tidak dibangun retaining wall atau dinding penahan, jalan lambat laun semakin parah.

Gofar, warga Desa Lubuk Keliat mengatakan bahwa dampak dari jalan provinsi yang longsor tersebut warga Kecamatan Muara Kuang yang akan menuju Tanjung Raja menggunakan kendaraan roda empat, harus menggunakan jalan alternatif. Yakni melintasi Rambang Kuang dan Desa Tebedak. Jalan tersebut keluarnya ke Simpang Meranjat. Namun yang menjadi masalah, dua jalan alternatif tersebut, saat ini rusak parah.

“Muternyo terlaluh jauh, pak,” kata Gofar, Selasa (14/5).

Sebagai masyarakat, sambung Gofar, dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan Pemerintah Provinsi Sumsel tanggap. Jalan sudah longsor, harus dilakukan perbaikan secepatnya.

“Kasihan masyarakat yang akan ke Tanjung Raja harus lewat Rambang Kuang dan keluar ke Simpang Meranjat,” ujarnya.

Untul sementara, tambah Gofar, jalan yang longsor hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Tetapi jika tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin, kerusakan jalan makin parah. “Yo cepat dibeneri,” pungkasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya