oleh

Jalan Rusak, Bides Curhat di Medsos

SUMEKS.CO, INDRALAYA – Curahan hati seorang bidan desa di Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel terkait infrastruktur jalan tengah viral di media sosial. Bidan Desa Sukananti bernama Mardila ini, mengeluhkan kondisi jalan yang setiap hari dilaluinya saat ini sedang berlumpur. Kondisi jalan seperti ini berdampak pada tugas dan kinerjanya sebagai bidan desa.

Dalam postingan yang diunggahnya pada 12 Januari 2022 lalu itu, Mardila sebelumnya menuliskan permohonan maaf kepada Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar. Namun, lantaran sudah tak tahan lagi dengan kondisi jalan yang setiap hari dilaluinya, Mardila pun memberanikan diri untuk Curhat di media sosial Facebook melalui akun pribadinya Mardila.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sebelumnya Sy mntk izin dan mohon maaf sedalam dalamnya KPD bpk Bupati telah membuat postingan ini. Beginila pak kondisi saat ini jln kami dr tanjung bulan menuju sukananti di kecamatan Rambang Kuang. Ya bisa dikatakan kalau musim hujan beginilah kondisi jlnnya sangat mmprihtinkan n hmpir dspnjang jln rusak parah,” tulis Mardila sembari menyertakan foto dan video kondisi jalan.

Ditambahkan dia, meskipun saat ini kondisi jalan tengah berlumpur, namun semangatnya untuk mengabdi kepada masyarakat masih tinggi. Padahal, Mardila mengaku, dirinya tidak digaji pemerintah karena masih berstatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Namun, tekadnya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di desanya, maka segala kesulitan dia kesampingkan.

“Begitu semngatnya sy pak selaku Bidan desa walaupun TDK digajih oleh pemerintah Krn sy msih TKS(tenaga suka rela),TPI demi menurunkan AKI (angka kematian ibu) n AKB (angka kematian bayi),msih semngat n ttp semngat menjalankan tugas yg berat n penuh resiko ini,Krn kalau misalkan SJ sy terlmbat mengambil keputusan n terlmbat merujuk dlm menangani pasien hususnya ibu melahirkan menju rs sangatla patal,” tulisnya lagi.

Sebagai warga Kabupaten Ogan Ilir, Mardila berharap kepada petinggi daerah ini supaya dapat memperhatikan jalan di desa mereka. Sehingga, dapat menunjang tugasnya sebagai Bidan Desa Sukananti.

“Alangkah lebih baiknya pak jika akses jln kami dr tanjung bulan menuju sukananti ada prhtian n perbaikan,dengan jln yg layak dpt mempermudah sy merujuk pasien ke RSUD jika menemukan kasus dgn indikasi n mmprmudah masyarakat lainnya yg mmrlukan jln ini,” lanjut Mardila.

Dia menambahkan, bukan hanya desa yang jauh dengan akses jalan yang jelek, akan tetapi Desa Sukanati juga belum memiliki tower atau sinyal. Dalam kesempatan ini, Mardila berharap ada tindak lanjut dari Pemkab Ogan Ilir.

“Jdi pak mhon maaf sekali lg,Krn menurut sy KPD bpkla sy lyak untuk mengaduh. Keluhan sy ini sekaligus mewakili suara hati hususnya masyarakat sukananti, begitu sedihnya kami dgn kondisi sprti iini,” harap Mardila mengakhiri tulisannya.

Ketika dikonfirmasi SUMEKS.CO, Mardila mengungkap, bahwa jalan berlumpur sepanjang 12 kilometer tersebut merupakan akses jalan PT Pertamina. Menurut dia, jalan tersebut sudah pernah diperbaiki oleh PT Pertamina, namun tidak menggunakan bahan pengeras jalan.

“Sudah pernah diperbaiki memakai alat berat, tapi tidak menggunakan pengeras jalan. Sedangkan kendaraan yang melewati jalan tersebut kendaraan besar pengangkut sawit dan juga mobil PT Pertamina sendiri,” pungkas bidan desa yang sudah mengabdi tiga tahun di Desa Sukananti.(ety)

Komentar

Berita Lainnya