oleh

Jalan Rusak, Warga Tagih Janji Developer

-Sumsel-1.272 views

PANGKALAN BALAI – Sejumlah titik jalan di dalam Kompleks Perumahan Liverpool II yang terletak di Jl Pinang, Sungai Kedukan, Kelurahan Jakabaring Selatan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, dalam kondisi rusak. Mirisnya, belum ada rencana perbaikan dari developer CV Bangkok Sukses. Padahal, sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan warga.

Sebelumnya, sebanyak 37 warga melakukan pertemuan yang dihadiri perwakilan developer CV Bangkok Sukses, Sabtu (20/10/2018). Dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin yang disepakati kedua belah pihak, antara lain perbaikan fasilitas umum, termasuk pengecoran jalan di dalam kompleks. Namun, janji tersebut tak kunjung terealisasi.

Dedi, salah seorang warga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap developer yang tidak maksimal dalam memperbaiki fasilitas umum.

“Pada pertemuan antara warga dan pihak developer sudah ada kesepakatan melakukan pengecoran jalan, terutama di Blok D dan E jika rumah di Blok E7 sudah selesai, dan mengingat blok tersebut sudah penuh. Namun, developer ingkar janji karena jalan tak kunjung dicor, sementara rumah di Blok E7 sudah selesai dibangun. Sebagai warga kami kecewa,” ungkap Dedi, Selasa (26/2).

Dia mengungkapkan, sudah satu tahun tinggal di Perumahan Liverpool II, namun jalan di dalam kompleks masih rusak dan berlubang. Bahkan, banyak genangan air saat musim hujan.

“Jujur kami kecewa karena kami membeli rumah dengan harga yang tinggi sementara fasilitas yang didapat buruk. Kami berharap Developer segera memperbaiki jalan yang rusak, apalagi saat ini memasuki musim hujan sehingga kondisi jalan semakin buruk. Belum lagi banyak aktivitas truk yang melintas mengangkut barang material untuk pembangunan rumah di bagian belakang,” tegasnya.

Warga lainnya, Ferly juga merasakan hal yang sama. Menurut dia, belum ada itikad baik dari pihak develover untuk melakukan pengecoran jalan di dalam komplek.

“Padahal fasilitas umum adalah kewajiban dari developer, mereka (developer) jangan pura-pura tidak tahu. Harusnya tanpa didesak pum Developer harus memperbaiki fasilitas umum, terutama jalan demi kenyamanan warga,” tegasnya.

Kata dia, konsumen dilindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Konsumsen Nomor 8 tahun 1999. Artinya, konsumen memiliki hak untuk memperoleh fasilitas umum yang baik.

“Lagipula rumah di sini (Liverpool II) harganya tinggi, silakan dicek. Sangat wajar developer memberikan fasilitas yang tinggi pula. Sementara konsumen jika telat sehari saja membayar cicilan rumah sudah ditelepon pihak bank, telat 10 hari bank kirim surat, telat 3 bulan rumah dalam pengawasan bank. Nah, ini developer telat memperbaiki jalan selama bertahun-tahun,” cetusnya.

“Kami juga meminta perhatian dari pemerintah dan instansi terkait agar tidak menutup mata terhadap Developer yang tidak memperhatikan soal fasilitas umum,” pungkasnya.

Terpisah, Ko Ali dari pihak Developer CV Bangkok Sukses saat dikonfirmasi tidak memberikan kepastian kapan jalan di dalam komplek akan diperbaiki.

“Kalau mau bicara ke kantor bae, ado caronyo,” cetusnya.

Saat didatangi Kantor Pemasaran Liverpool II di Jakabaring, yang bersangkutan juga tidak ada di lokasi.

“Aku sore ke kantor, buat janji dulu kalu nak ketemu. Soal perbaikan jalan, kagek-kagek itu,” kata Ko Ali singkat. (ril/nan)

Komentar

Berita Lainnya