oleh

Jam OT Dibatasi

LUBUKLINGGAU – Bagi masyarakat yang akan menggelar acara pesta pernikahan dengan menghadirkan hiburan orgen tunggal (OT) di Lubuklinggau, agar memperhatikan batas waktunya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau telah mengetok palu Perda yang berkaitan dengan ketertiban dan keamanan. Dalam perda tersebut salah satu didalamnya berisi untuk pembatasan jam hiburan OT, khususnya di acara pernikahan. Dalam pekan ini rencananya Perda tersebut akan selesai dibuat.

“Kalau acara-acara hiburan lain, boleh, tapi izin. Kalau untuk acara-acara hiburan pernikahan dan kawin, itu ada batasannya. Kita bikin minimal jam 22.30 WIB selesai,” kata Nanan.

Pihaknya mengaku saat ini tengah membahas sanksinya. Dan kemungkinan sanksinya berupa teguran kepada tuan rumah, penyitaan sementara alat, teguran untuk pengusaha orgen tunggal.

“Tiga kali dia membandel, maka izin usaha dicabut,” ungkapnya.

Orang nomor satu di bumi sebiduk semare itu menjelaskan, tujuan utama pihaknya yakni adalah narkoba. Sebab pihaknya konsen untuk memberantas narkoba. Termasuk pasukan jinak (jihad anti narkoba).

“Jadi berbarengan. Pembinaan-pembinaan, masalah orgen tunggal, bagian daripada itu. Razia-razia tempat hiburan, termasuk nanti dikaraoke harus ada razia,” pungkasnya.(Wek)

Komentar

Berita Lainnya