oleh

Jangan Lupa Hari Ini SFC Vs Cilegon United

-Headline-281 views

Selama berkiprah di Liga 1, Cilegon United yang ada di Liga 2 menjadi lawan favorit Sriwijaya FC dalam membentuk permainan tim.

Foto: instagram

Ketika uji coba pada 2017, tim berjuluk Laskar Wong Kito di bawah kendali Osvaldo Lessa, mengatasi perlawanan Cilegon United dengan skor 1-0. Hegemoni Sriwijaya FC kembali terulang musim berikutnya. Di bawah asuhan Rahmad Darmawan.

Sriwijaya FC melumat Cilegon United 4-1 di depan publik sendiri di Stadion Krakatau Steel Cilegon, Banten. Ibarat jodoh, sore ini (27/6), di tempat yang sama, Sriwijaya FC kembali berhadapan dengan Cilegon United.

Sayangnya, para pencetak gol Sriwijaya FC di dua pertemuan itu sudah punya klub baru. Sementara pencetak gol tunggal Cilegon, Septian Andriansyah masih di skuat tuan rumah.

Namun pertandingan kali ini dijamin akan lebih menarik dari sebelumnya. Kini keduanya berada di level yang sama. Sama-sama di kasta kedua kompetisi Indonesia.

Dan sama-sama berjuang mencari modal untuk menembus babak delapan besar Liga 2 sebagai pintu gerbang menuju Liga 1 musim 2020.

“Kami tentu berharap bisa mengulang hasil positif di dua pertemuan sebelumnya. Hanya bedanya, sekarang ini posisi kami sama. Semua tim Liga 2 kekuatannya merata karena semua andalkan pemain lokal.

Tinggal siapa yang paling siap di lapangan akan menentukan hasil akhir,” terang Airlangga Sucipto, Rabu (26/6).

Airlangga salah satu pemain yang perkuat Sriwijaya FC saat uji coba melawan Cilegon United pada musim 2017.

Ketika itu, dia melayani Alberto Goncalves sebagai goal getter. Kali ini, dia menjadi tumpuan Sriwijaya FC sebagai mesin gol.

 

Dia pun berjanji akan mencetak gol dan membawa Laskar Wong Kito memetik angka pertama di partai away.

“Mental bertanding harus lebih kuat kali ini. Saya tanya tanya ke pemain Aceh Babel United, melawan Cilegon United harus kuat mental. Karena sesuai pengalaman mereka, yang dilawan bukan hanya kekuatan tim di lapangan, tapi juga keputusan kurang tepat wasit,” ujar eks bomber Persib Bandung yang mendapat curhatan pemain Babel ketika pemain Cilegon hand ball di kotak 16 tidak dinyatakan pelanggaran oleh wasit Rihendra Purba.

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi sendiri mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tetap fokus ke pertandingan. Apapun yang terjadi di lapangan. Jangan terpancing emosi dengan suasana yang kurang menguntungkan tim.

“Seandainya kepemimpinan wasit tidak netral, harus segera bisa diatasi. Jangan banyak protes. Fokus saja ke pertandingan,” jelas pelatih Kas. (se)

 

Komentar

Berita Lainnya