oleh

Jatah Minyak Pagaralam: Solar Dikurangi, Premium Ditambah

PAGARALAM – Tahun ini kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu yaitu solar untuk Kota Pagaralam dikurangi. Sebaliknya BBM jenis khusus penugasan yaitu premium ditambah. Hal ini merupakan keputusan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Surat keputusan (SK) yang berisi tentang kuota itu disampaikan langsung Kepala BPH Migas Dr Ir Fanshurullah kepada Walikota Pagaralam Alpian SH tadi malam. “Kuota solar untuk Pagaralam tahun ini sebesar 6.856 kilo liter. Sedangkan premium sebanyak 6.194 kiloliter,”ucap Fanshurullah, ketika ditemui setelah penyampaian SK.

Jika dibandingkan tahun lalu, diakui Fanshurullah, kuota solar untuk Pagaralam mengalami penurunan. Ia lalu menjelaskan, berkurangnya kuota solar tersebut lantaran BBM jenis ini rawan diselewengkan sehingga tak tepat sasaran.

Selain itu kuota solar secara nasional juga mengalami penurunan. Sebab solar masih disubsidi pemerintah sehingga pengurangan kuota diharapkan tak membebani beban APBN. “Sehingga kuota di daerah harus turun juga,” tuturnya.

Adapun kuota premium lanjut Fanshurullah bertambah dari tahun lalu. Ini karena berdasarkan kajian, penyelewengan BBM ini di Pagaralam tak serentan solar. Sehingga BPH Migas memutuskan untuk menambah kuotanya.

Ditemui di tempat yang sama, Wako Alpian mengatakan, BPH Migas menjadikan jumlah penduduk dan luas wilayah sebagai variabel pemberian kuota BBM. Karenanya kuota tahun ini mengalami penyesuaian dari tahun sebelumnya.

“Tadi sudah kita sampaikan bahwa konsumen BBM ini bukan hanya dari Pagaralam saja. Tapi ada dari daerah lain yang masuk. Jadi semoga saja ini bisa jadi masukan bagi BPH Migas untuk evaluasi kuota di triwulan kedua nanti,” katanya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya