oleh

Jelang Acara Puncak Harla, PW IPNU Sumsel Santuni Anak Yatim

SUMEKS.CO – Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) Sumatra Selatan menggelar doa bersama dengan anak panti asuhan. Hal tersebut sebagai rangkaian dari peringatan Harla ke-67 yang acara puncaknya akan berlangsung pada Maret mendatang.

Ketua PW IPNU Sumsel, Arip Farawita mengungkapkan, selain doa bersama pihaknya juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang berasal dari rumah panti asuha.

“Untuk santunan ada 20 anak panti asuhan yang disantuni dengan sembako dan uang. Sedangkan puncak Harla dilaksanakan di bulan depan, serta Harla IPP, dan pembukaan Lakmut IPNU dan IPP IPNU Kota Palembang,” terang Arip, Sabtu (27/2).

Lanjutnya, Harla PW IPNU Maret nanti akan membawa tema transformasi pelajar untuk peradaban bangsa. “Yang kita harapkan kader PW IPNU ini mampu bersaing di setiap lini baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat, sehingga kader IPNU bisa sukses baik dunia maupun akhirat,” harap Arip.

Arip mengungkapkan, pada puncak h
Harla IPNU nanti PW IPNU Sumsel juga akan melaunching buku yang berjudul konsep Radikalisasi Paham Keagamaan Perspektif IPNU Sumsel.

“Dimana paham radikalisme ini suatu waktu bisa meledak dan mengancam Indonesia. maka kita dari IPNU mengonsep sebuah teori yang dapat disosialisasikan kepada generasi bangsa agar tidak terpapar radikalisme,” ungkapnya.

Dijelaskannya, PW IPNU Sumsel selalu menggencarkan kaderisasi baik di tingkatkan remaja atau pemuda, dan sosialisasi kepada kader IPNU nilai kebangsaan dan nilai Pancasila guna mencegah kader IPNU Sumsel masuk ke dalam paham radikal.

“Ini salah satu yang kita lakukan untuk mencegah radikalisme masuk di lingkungan IPNU Sumsel,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris PW NU Sumsel, Syueb mengatakan, jika PW NU Sumsel sangat mengapresiasi dan mendukung program program yang sudah dijalankan rekan Ketua IPNU Sumsel, Arip Farawita, dirinya juga mengharapkan agar kedepan banyak orang yang pintar dan orang yang benar di Indonesia, yang saat ini dirinya menilai jika sangat sedikit orang Indonesia bisa berada di dua kriteria tersebut.

“Jadi melalui lembaga ini saya mengharapkan rekan di PW IPNU bisa menjadi orang yang pintar dan orang yang benar. Sehingga kedepan apa yang di amanahkan AD ART di organisasi NU, bisa terlaksana dengan menjadi orang yang pintar dan orang yang benar,” kata Syueb.(ety)

Komentar

Berita Lainnya