oleh

Jelang Piala Dunia U-20 : Pemprov Sudah Siapkan Rp56 Miliar dan Bisa Bertambah

Sumeks.co – Terbitnya Keppres No.19/2020 dan Inpres No.8/2020 tentang Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021 mendatang menjadi penting bagi warga Sumsel. Didalamnya, Presiden Joko Widodo memastikan jika Stadion Gelora Jakabaring merupakan satu dari enam stadion penyelenggara gelaran yang dijadwalkan berlangsung 20 Mei – 12 Juni 2021 itu.

Pengalaman sebagai tuan rumah berbagai even internasional tak bisa dipisahkan begitu saja. Kali ini, Gubernur Herman Deru mengaku bakal all out, karena mata dunia kembali akan menatap Sumsel. “Oleh karena itu, kita membutuhkan dukungan semua pihak, utamanya masyarakat. Jadi tidak asal hora-hore saja, tapi ikut berbuat agar citra Sumsel lebih baik lagi di mata dunia,”ungkapnya beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu pula, Gubernur Herman Deru tak main-main. Setelah pasti menjadi penyelenggara, Sumsel langsung berbenah. Usai penandatanganan Host City Agreement pada Agustus lalu, panitia percepatan persiapan Piala Dunia U-20 dibentuk. Sudah 22 kali rapat sampai saat ini. Keterlibatan stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ditunjukkan demi suksesnya gelaran ini.

“Semua OPD dan stakeholder punya peran masing-masing untuk mendukung gelaran ini. Termasuk soal dukungan anggaran,”kata Gubernur. Pemprov Sumsel kebagian jatah merenovasi Stadion Gelora Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya. Sementara training site, yakni lapangan soft ball dan base ball juga lapangan atletik akan dibebankan anggarannya kepada APBN alias menjadi tanggung jawab pusat.

Pengerjaan perbaikan di Stadion Gelora Jakabaring (main stadium) dan Bumi Sriwijaya yang menjadi prioritas saat ini telah dilakukan dibawah komando Dinas PU-Perkim (Cipta Karya). Untuk renovasinya, Pemprov menganggarkan lebih dari Rp30 Miliar. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ahmad Yusuf Wibowo.

Dibincangi sumeks.co saat meninjau kemajuan kondisi Stadion Jakabaring pada Sabtu (10/10), Yusuf mengatakan jika Pemprov Sumsel saat ini telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp56 Miliar. Selain untuk perbaikan Stadion Gelora Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya, anggaran juga disiapkan untuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana, fasilitas panitia daerah dan tentunya penyelenggaraan.

“Ada tanggung jawab masing-masing dari Gubernur, Walikota untuk penyelenggaraan ini. Prinsipnya kita utamakan pelayanan terhadap tamu negara, yaitu tim, official dan pendukung yang datang ke Sumsel, sebagaimana even-even sebelumnya,”kata Yusuf. Sehingga ia berharap pula sinergitas semua pihak dan dukungan insane olahraga Sumsel untuk suksesnya penyelenggaraan ini.

Informasi yang dihimpun sumeks.co, skema refocusing dan realokasi anggaran juga telah disiapkan oleh Gubernur untuk mendukung suksesnya gelaran internasional ini. Sehingga, bisa jadi anggaran yang telah disiapkan ini bertambah karena Gubernur ingin gelaran ini memberikan kesan yang mendalam bagi semua pihak.

Yusuf yang merupakan atlet terjun payung ini tak menampik hal itu. Namun yang menjadi fokus dari Dinas yang dipimpinnya saat ini adalah mengenai renovasi Stadion Gelora Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Asprov PSSI Sumsel dan Dinas PU-Perkim yang saat ini menangani proses tersebut dan berupaya agar renovasi selesai tepat waktu.

“Setelah melakukan tinjauan, saat ini kondisi Jakabaring sudah 75 persen. Kita terus berkoordinasi agar bisa diupayakan sebelum tenggat waktu sehingga kalaupun masih ada kekurangan atau ada yang perlu ditambahi bisa segera dilakukan,”ungkapnya. Setelah tinjauan tim teknis PSSI Pusat September lalu, tim teknis FIFA dikabarkan akan meninjau seluruh venue, termasuk Palembang pada Desember mendatang. (aja)

Komentar

Berita Lainnya