oleh

Jemaah Haji Melempar Jumrah dengan Batu yang Disterilkan

SUMEKS.CO- Jemaah haji  mengambil bagian dalam ritual melampar jumrah di tengah penanggulangan ketat virus corona . Para peziarah mulai tiba di Mina pada Selasa pagi untuk mengambil bagian dalam Armina (Arafah, Muzdhalifah dan Mina).

Di Mina ini, jemaah harus melemparkan kerikil kecil dan batu yang mereka ambil dari Muzdalifah. Jadwal lontar jumrah pada 10 , 11 , 12, dan 13 Zulhijjah.

Kerikil yang diambil sebagai tindakan pencegahan terserang virus, terlebih dahulu  disterilkan. Saat melempar jumrah, ada Tanda kuning ditempatkan di lantai yang mengelilingi dinding untuk memastikan bahwa para peziarah menjaga jarak dua meter antara satu sama lain.

Haji, yang biasanya menyambut lebih dari 2,5 juta muslim dari seluruh dunia, telah ditarik kembali untuk tahun kedua berturut-turut karena pandemi virus corona. Hanya 60.000 warga yang divaksinasi dan penduduk Arab Saudi yang diizinkan melakukan ritual tersebut.

Sehari sebelumnya, para peziarah melakukan perjalanan ke  Arafah untuk bagian terpenting dari ibadah  haji. Di sana, mereka menghabiskan hari dengan berdoa  dan mendengarkan khotbah.

Diketahui, Salah satu wajib haji adalah melempar jumrah. Kewajiban ini dibarengi dengan kewajiban mabit (menginap) di daerah Mina. Jarak antara pemondokan di Mina dengan area melempar, tidak kurang dari 4 KM. Artinya, saat akan melontar, jemaah setidaknya harus berjalan pulang pergi sejauh 8 KM. (md/alarabiyanews)

Komentar

Berita Lainnya