oleh

Jembatan Amblas, Giliran Warga Pemulutan Terancam Terisolir

INDRALAYA – Warga enam desa di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) kini terganggu jalur transportasinya. Pasalnya, jembatan bertiang pelat besi patah dan amblas hingga nyaris mengenai bibir anak Sungai Ogan.

Peristiwa patah dan amblasnya jembatan yang memiliki panjang 20 meter dan lebar 3 meter tersebut terletak di antara Desa Aur Standing dengan Desa Mekar Sari, Kecamatan Pemulutan. Amblasnya jembatan ini akibat dilintasi truk bermuatan pupuk kandang, Ahad (12/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Meski truk tersebut lolos saat melintas, namun jembatan yang dibangun pada 2008 tersebut, patah dan amblas. Akibatnya warga terganggu aktivitasnya .

“Patah dan amblasnya jembatan ini terjadi tiga hari lalu, karena truk bermuatan pupuk kandang melintas, warga memperbaiki sementara dengan memasang kayu papan, agar motor bila melintas, sedangkan mobil jelas tidak bisa,” kata Zainuri, Kaur Pembangunan Desa Aur Standing, Kecamatan Pemulutan. (sid)

Komentar

Berita Lainnya