oleh

Jersey Baru, Semangat Baru Bertanding

Persipra, Tim Kebanggaan Uhang Prabu

PRABUMULIH – Tim kebanggaan Uhang Prabu, Persipra memiliki Jersey atau dua kostum kesebelasan terbaru untuk dipakai bertanding.

Dengan adanya, Jersey baru ini setidaknya bisa menambah semangat Tim Persipra untuk terus bertanding meningkatkan kemampuan hingga mengukir prestasi.

Jersey terbaru, Persipra ini dilauching Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM dan Wakil Walikota (Wawako), H Andriansyah Fikri SH di Atrium Citimall, Selasa sore (16/3/2021).

Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, sengaja menghidupkan kembali Persipra. Karena, Persipra punya sejarah di Prabumulih dahulu kala.

“Semoga kejayaan Persipra, bisa dikembalikan seperti dahulu. Siapa tidak kenal Persipra, apalag Persipra, dahulunya putra putri terbaik Prabumulih,” ujar Orang Nomor Satu di Kota Nanas ketika menyampaikan sambutannya di sela-sela Lauching Jersey Tim Persipra, kemarin.

Sambungnya, lewat Persipra dengan tujuan mengangkat harga martabat putra putri Prabumulih. Apalagi, olahraga membuat orang penting membuat sehat.

“Apalagi, olahraga membuat orang berpikir positif dan selalu sportif. Guna mendukung Persipra, Prabumulih punya Stadion Talang Djimar. Pemain Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu dan Beto menyebutkan Stadion Talang Djimar stadion terbaik setelah Stadion Jakabaring di Palembang,” tukasnya.

Lanjutnya, untuk memberikan semangat para atlit olahraga Prabumulih. Salah satunya, Tim Persipra memakai atlit sendiri merupakan putra putri terbaik Prabumulih.

“Saya haramkan, untuk menggunakan atlit sendiri. Dengan lauching, Jersey Persipra ini untuk mendukung dan bentuk kontribusi terhadap Persipra kita mengajak warga membeli bajunya,” ajaknya.

Sambungnya, Jersey Persipra ini hanya Rp 175 ribu saja untuk baju dan Rp 200 ribu untuk jaket. Dibelinya, bajunya untuk menghidupkan roda Persipra dan operasionalnya agar terus berlatih dan mengukir prestasi ke depannya.

“Tolong beli bajunya, agar Persipra bisa terus eksis dan maju berkembang. Kita tidak minta sumbangan, wajib beli tetapi kita tidak maksa. Baju ini, setelah dibeli harus dipakai,” tukasnya.

Ucapnya, sengaja dua minggu sekali bermain keluar daerah. Untuk meningkatkan kemampuan bermainnya, supaya mumpuni.

“Saya ikut bermain, untuk memberikan semangat dan motivasi. Karena, dua minggu teori dan kemudian praktek. Mengasah mental mereka, agar teruji,” tambahnya.

Pelatih Tim Persipra, Edi Wiliantoro mengatakan, kalau ia berupaya melatih pemain Persipra dengan sebaik-baiknya sehingga kemampuannya terus mumpuni. Sehingga, bisa mengukir prestasi.

“Target awal kita, agar pemain Persipra bisa mengukir prestasi di Porprov OKU Raya. Sudah kita mulai persiapkan, latihan rutin setiap minggu,” ujar Edi.

Lalu, akunya, targetnya agar Tim Persipra bisa masuk ke Liga Tiga. “Tidak hanya masuk, tetapi juga bisa mengukir prestasi jadi juara,” tambah Mantan Pelatih U-21 Sriwijaya FC.

Terpisah, Manager Persipra, Setyo Puji Hartono mengungkapkan, karena diamanati menjadi manager ia akan berupaya menjalankan tugasnya dengan baik.

“Mohon dukungannya semua pihak, supaya bisa membawa Tim Persipra mengukir prestasi di setiap even. Apalagi, komitmen Pemkot sangat besar dukungannya ke Persipra untuk kemajuannya,” terangnya.

Lanjut Setyo, berupaya meningkatkan kemampuan permainan Persipra sehingga bisa kembali di masa kejayaannya. “Persipra ini, Tim Legendari Prabumulih akan kita bangkitkan dan hingga mengukir prestasi,” tutupnya.

Pada kegiatan itu, Wako juga melakukan lelang baju Tim Persipra. Sebanyak, 4 baju dilelang secara bertahap.

Wako langsung memimpin lelang tersebut, dan menawarkan kepada Kepala OPD hingga tamu dan undangan hadir dalam peluncuran baju tersebut. Baju dilelang bernama Ridho Yahya dan Andriansyah Fikri. Baju pertama laku Rp 1,150 juta dimenangi Winro, baju kedua terjual Rp 1,5 juta Kepsek. Baju ketiga laku Rp 6,750 juta BKPSDM, dan baju keempat terjual Rp 26 juta Dinas PUPR. Terakhir, jaket dilelang Rp 1 juta dimenangi Sekwan dan Rp 1 Juta Diskop UMKM. Rp 1 juta, kaos dibeli Direktur RSUD. (03)

Komentar

Berita Lainnya