oleh

Jika Ngeyel, Beto Ditarik ke Madura

JAKARTA – Direktur Madura United Haruna Soemitro warning Sriwijaya FC. Manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito harus mentaati persyaratan peminjaman Alberto Goncalves. Bahwa bomber naturalisasi berdarah Brazil itu harus sudah dikembalikan ke Madura setelah Babak Delapan Besar Liga 2.

“Saya tegaskan Beto hanya sampai babak delapan besar. Setelah itu balik ke Madura karena peminjaman itu ada syarat dan ketentuannya. Gak ada tawar menawar,” tegas Haruna.

Haruna mengingatkan manajemen Sriwijaya FC untuk mentaati kesepakatan yang ada. Demikian juga Madura United. Jika peminjaman tidak sesuai kesepakatan, sangat memungkinkan Sriwijaya FC bisa kehilangan Beto di tengah jalan. Ini karena manajemen Madura United tidak segan-segan menarik paksa Beto kembali ke Madura.

“Mau silakan, jika gak mau silakan Beto kembali ke Madura. Gak ada ngeyel-ngeyelan dalam hal ini. Semua harus tunduk dengan syarat dan ketentuan, termasuk Madura United,” tegas Haruna yang anggota Komite Eksekutif PSSI ini.

Sebagaimana diketahui, manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin ramai membicarakan durasi peminjaman Beto. Di media sosial bahkan di akun resmi Sriwijaya FC, dia menegaskan jika Beto bersama Sriwijaya FC sampai Liga 2 selesai. Hal ini tidak selaras dengan ketentuan dari manajemen Madura United yang hanya berikan izin Beto bersama Sriwijaya FC hingga babak delapan besar Liga 2 saja.

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan telah mengantisipasi kepergian Beto ke Sriwijaya FC. Dia masih bisa memanfaatkan stok penyerang yang ada. Di posisi itu, masih ada Bruno Matos dan Greg Nwokolo yang bisa didorong sebagai mesin gol.

“Apakah kepergian Beto berimbas pada kualitas permainan tim, ta kita lihat nanti di pertandingan seperti apa,” ucap RD, sapaan Rahmad Darmawan.(kmd)

 

Komentar

Berita Lainnya