oleh

Johan Anuar Selalu Jawab tak Tahu, Hakim Geram

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Di dalam persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa, Johan Anuar dicecar berbagai pertanyaan oleh majelis hakim diketuai Erma Suharti SH MH terkait dana anggaran pengadaan lahan makam kala Johan Anuar masih menjabat sebagai wakil ketua DPRD OKU.

Secara tegas Johan Anuar mengatakan dirinya tidak mengikuti rapat pada saat penetapan anggaran dana oleh anggota legislatif dan eksekutif kala itu.

Dirinya mengaku baru mengetahui hal itu saat melihat langsung dokumen bahwa anggaran dana pengadaan lahan kuburan itu lebih kurang Rp6 miliar.

“Seingat saya kala itu, saya sedang berada di luar kota Bu Hakim,” ungkap Johan Anuar di hadapan majelis hakim Tipikor, Selasa (6/4).

Dia juga menengaskan selama satu minggu tersebut dirinya tidak mengikuti pembahasan terkait dana maupun dokumen dalam pengadaan lahan kuburan tersebut.

“Tidak mengikuti pembahasannya Bu Hakim dan itu sudah kewenangan Pemda,” tuturnya.

Karena setiap kali ditanya, Johan Anuar selalu menyatakan bahwa dirinya tidak tahu, maka hakim ketua Erma pun langsung menanyakan bagaimana fungsi Johan Anuar pada saat itu.

“Tugas saya hanya mengawasi anggaran dana secara menyeluruh bukan hanya anggaran dana TPU saja Bu,” tuturnya.

Hingga saat berita ini diturunkan, Johan Anuar masih terus dicecar pertanyaan oleh majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum maupun kuasa hukum terdakwa. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya