oleh

Jokowi Harus Segera Lakukan Pergantian Menteri

Sumeks.co – Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus mengatakan jika Jokowi besar kemungkinan akan segera melakukan pergantian menteri. Terlebih setelah video Presiden yang marah dalam rapat viral di jagat maya.

Poin penting yang disampaikan oleh Presiden dalam rapat tersebut adalah mengenai dana percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp 75 triliun namun baru 1,54% yang tersalurkan. Sinergitas antara Kemenkes dengan Pemda dan BPJS yang kurang baik dalam penanganan Covid-19.

Termasuk insentif tenaga medis yang sampai sekarang belum disalurkan sehingga Presiden, menurut Neta Firdaus merasa perlu segera dilakukan perbaikan. “Dari pernyataan Pak Jokowi, ditujukan kepada Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,”ungkapnya.

Apalagi 10 hari sebelum video rapat tersebut tersebar, Presiden telah berbicara dan memberi peringatan serupa kepada jajarannya, meski tak ada perubahan yang terjadi. Neta memahami kekesalan yang dirasakan oleh Presiden sudah mencapai ambang batas.

“Jika pembantu-pembantu Presiden lambat bekerja akan berdampak pada program yang telah ditetapkan Presiden Jokowi. Bahwa pola kerja menteri yang tidak “becus” dan tidak baik akan mempengaruhi target kerja Presiden Jokowi,”jelasnya.

Oleh sebab itu pula Neta meminta Presiden segera mencopot menteri-menteri yang ‘tidur dan ngawur’ agar Indonesia segera bangkit dari Pandemi ini. Dimana menurutnya situasi yang luar biasa ini harus pula ditangani dengan luar biasa.

“Harus ada kebijakan yang memperlancar kerja para tenaga medis, pelaku UMKM agar usaha mereka bisa berjalan dalam era pandemic ini. Situasi ini harus ditangani dengan luar biasa sehingga perlu bawahan Presiden yang juga luar biasa untuk mengatasinya,”ujarnya. (kos)

Komentar

Berita Lainnya