oleh

Jokowi Setujui 10 Nama Capim KPK

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui 10 nama hasil seleksi yang diserahkan panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) KPK, Senin (2/9). Dia menyatakan tinggal menunggu surat resmi dari pansel, untuk selanjutnya dia akan menyetorkan 10 nama tersebut ke DPR RI.

Mantan Wali Kota Solo itu mengakui ada beragam respons publik terkait hasil seleksi capim KPK. Namun, Jokowi menyatakan dirinya juga punya sumber informasi lain dari intelijen. “Sumber informasi itu sudah memverifikasi semuanya. Intinya, saya setuju dengan 10 nama yang disetorkan Pansel. Saya sudah verifikasi dari intel kepolisian, intel kejaksaan yang saya punya,” kata Jokowi dalam diskusi bersama Forum Pemred di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9).

Soal pro dan kontra, Jokowi menilai itu hal yang wajar. Tidak semuanya bisa sesuai dengan kehendak masing-masing.

“Kita nggak bisa pakai kacamata sendiri. Kan sudah ada proses yang dilalui, dan proses seleksinya cukup ketat,” ulasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menyetorkan 10 nama capim KPK ke DPR dalam waktu 14 hari setelah menerima surat resmi dari Pansel Capim KPK. Senin (2/9) lalu, pansel hanya memberitahukan hasil seleksi ke Presiden. Namun, belum memberikan pengajuan resmi.

Diketahui, pansel capim KPK telah menyerahkan 10 nama capim KPK periode 2019-2023 kepada Presiden Jokowi, Senin (2/9). Yakni, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri, Auditor BPK I Nyoman Wara, Jaksa Johanis Tanak, Advokat Lili Pintauli Siregar. Kemudian, Dosen Luthfi Jayadi Kurniawan, Hakim Pengadilan Tinggi Bali Nawawi Pomolango, Dosen Nurul Ghufron, Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro Penanaman Modal dan Badan Usaha pada Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet Roby Arya Brata, dan PNS Kementerian Keuangan Sigit Danang Joyo. (rh/vis/fin/air/ce2)

Komentar

Berita Lainnya