oleh

Jokowi Sudah Baca, Tapi Belum Kirim Surat Balasan Untuk Demokrat

SUMEKS.CO – Surat Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo yang meminta klarifikasi dugaan keterlibatan pejabat tinggi pemerintah untuk merebut paksa kepemimpinan Partai Demokrat belum dibalas.

Namun, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra meyakini bahwa Presiden Jokowi sudah membaca surat tersebut.

Terlebih tidak lama kemudian, muncul pernyataan dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko yang menggelar jumpa pers pada Senin malam (1/2).

“Yang pasti balasannya belum, saat ini kita belum menerima balasannya,” kata Herzaky dalam diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk ‘Politik Belah Bambu Menyasar Partai Demokrat’, Selasa (2/2).

“Kami sudah mengetahui suratnya sudah dibaca. Kemarin kami diinformasikan sore menjelang malam bahwa beliau (Jokowi) sudah baca,” sambungnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi telah bersurat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait adanya gerakan politik dari lingkaran Istana ingin mengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat.

Sempat tak menyebutkan nama yang dimaksud di lingkaran pemerintah, Demokrat pun akhirnya buka suara bahwa pihak yang dimaksud adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko.

Tudingan kepada Moeldoko disampaikan Demokrat setelah sebelumnya mendengar kesaksian dan pengakuan sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang sempat bertemu Moeldoko.

“Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024,” kata Herzaky, Senin kemarin (1/2). (Faisal Aristama/rmol.id)

 

Komentar

Berita Lainnya