oleh

JPU Ajukan Kasasi ke MA

-Sumsel-48 views

MUARA ENIM – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Muara Enim, akhirnya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Itu dilakukan terkait  vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim terhadap kasus pemerasan dan pengancaman dengan terdakwa Imron Yahidal, mantan karyawan PT BA, warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Muara Enim, Senin (7/10).

Terdakwa sendiri sebelumnya telah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 4 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pemerasan dan pengancaman sebagaimana dakwaan pasal 368 ayat 1 KUH Pidana.

“Untuk kasus itu tim dari Jaksa sudah mengajukan kasasi,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Mernawati SH didampingi Kasi Pidum, Mario Hurairo SH, disela sela acara pemunahan barang bukti, Selasa (8/10).

Ketika ditanya apa kelemahan JPU, sehingga hakim bisa menjatuhkan vonis bebas? Kajari enggan menanggapinya. “Saya tidak bisa utarakan itu, karena internal,” jelasnya.

Sementara itu, Bahren SH, penasehat korban, mendukung penuh langkah JPU untuk mengajukan kasasi. “Dengan besar hati kita mendukung JPU melakukan kasasi,” jelas Bahren SH, Selasa (8/10).

Dia mengaku sangat kecewa putusan vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa. Karena dalam persidangan pada putusan sela majelis hakim jelas jelas menolak permohonan terdakwa.

Artinya, lanjutnya, majelis hakim menerima dakwaan yang diajukan JPU, sehingga menolak permohonan terdakwa pada putusan sela. Kemudian, jelasnya, pada pemeriksaan terdakwa dalam persidangan, terdakwa mengakui menerima uang uang dari korban melalui SMS banking dan setoran tunai dan setor lewat konter bank.

Terdakwa juga dalam persidangan mengakui telah menyampaikan SMS kepada korban yang berisi nada ancaman akan melaporkan ke Polisi dan Direksi. Keterangan dari korban dan saksi memang terdakwa ada melakukan kekerasan secara pisik berupa pemukulan kepada korban.

Diberitakan sebelumnya, mantan karyawan PT BA Tbk Tanjung Enim, Imron Yahidal, warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, akhirnya dapat menghirup udara bebas. Terdakwa kasus pemerasan terhadap korban Azis Koswara, karyawan PT BA Tbk Tanjung Enim ini,  divonis bebas oleh majelis hakim dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Muara Enim, Senin (7/10).

Majelis hakim dipimpin Elvin Andrian SH MH dan hakim anggota Herianto Das’aat SH MH, Hartati SH dalam amar putusannya mengatakan terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana yang didakwakan dalam pasal  368 ayat 1 KUH Pidana.

Dengan putusan vonis bebas tersebut, maka tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ariansyah SH MH, yang mengajukan tuntutan kepada terdakwa selama 4 tahun penjara pada sidang sebelumnya kandaslah sudah. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya