oleh

JSC di Tutup Wisma Atlet Tetap Siaga Untuk Pasien COVID-19

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Komplek sport tourism Jakabaring Sport City (JSC), Jakabaring, Palembang, di tutup sementara sebagai tempat rekreasi publik. Namun akan dibuka kembali, pada Senin (17/5). Itu dilakukan supaya tidak ada kerumunan yang timbul dari kunjungan masyarakat saat libur Idul Fitri 1442 H, yang memungkinkan terjadi persebaran virus COVID-19.

Meskipun demikian, di tutup nya JSC tersebut, tidak berpengaruh terhadap operasional Wisma Atlet yang telah disiapkan kembali oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) khusus untuk perawatan pasien COVID-19. Wisma Atlet sebagai Rumah Sehat tetap beroprasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Kadinkes Sumsel), Dra Lesty Nuraini Apt Mkes melalui Sekretaris DR Trisnawarman mengatakan, sejak awal Wisma Atlet tersebut disiagakan memang untuk mentreatment atau merawat pasien COVID-19, khususnya persebaran virus yang timbul selama mobilitas yang terjadi saat libur Idul Fitri ini.

“Sejak dibuka sehari sebelum lebaran, Rabu (12/5) Wisma Atlet tetap beroperasi. JSC itu di tutup sebagai tempat rekreasi saja,” kata DR Trisnawarman, saat dihubungi SUMEKS.CO, Sabtu (15/5).

Pihaknya melakukan reaktivasi satu dari tiga tower yang ada di Wisma Atlet. Berikut dilengkapi dengan fasilitas peralatan kesehatan di dalamnya. “64 bed (kasur, red), tenaga medisnya dan peralatan-peralatan lain, dan kebutuhan logistik obat-obatan pasien,” imbuhnya.

Tapi, Ia menerangkan, ada syarat administrasi yang harus dimiliki pasien sebelum dirawat di Wisma Atlet. Yaitu, pasien telah dilengkapi bukti konfirmasi positif melalui RT-PCR yang diterbitkan oleh Puskesmas atau Rumah Sakit terlebih dahulu.

“Syaratnya harus dilengkapi surat rujukan dari Puskesmas atau Rumah Sakit yang menyatakan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 melalui tes PCR,” jelasnya.

Syarat tersebut juga termasuk untuk, pasien yang terkonfirmasi positif di pos penyekatan saat arus mudik. Pasalnya, disetiap pos juga disediakan fasilitas skrining COVID-19. Jadi, mereka yang terskrining di pos penyekatan tidak langsung dilarikan ke Wisma Atlet melainkan ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat dulu.

“Sejauh ini belum ada pasien yang dirawat di Wisma Atlet. Tapi segala sesuatunya sudah siap,” tandasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya