oleh

Juarsah : Stop Kegiatan Tambang Ilegal

MUARA ENIM – Plt Bupati Muara Enim H Juarsah menyayangkan terjadinya peristiwa tewasnya belasan warga di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim akibat aktivitas tambang batubara ilegal.

Karena itu orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang meminta semua pemilik dan pengelolah tambang ilegal berhenti beraktivitas sampai ada proses lebih lanjut dari penegak hukum. “Saya menginstruksikan kepada pemilik dan pengelolah tambang ilegal di Kabupaten Muara Enim agar berhenti dulu sementara waktu, terlebih kita ketahui hari ini ada sebelas korban meninggal karena aktivitas tambang ilegal ini,”kata Juarsah.

Juarsah menyebut korban meninggal akibat kecelakaan diareal tambang ilegal tak sedikit. Totalnya 11 warga yakni 6 diantaranya warga Kabupaten Muara Enim 5 dari warga luar atau penduduk datangan. Sedangkan yang selamat tiga orang dalam kejadian tersebut yakni Bambang (36), warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Kepoh Baru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Mahmud (26), warga Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan dan Dadang Supriatna (56), warga Desa Pengalengan, Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung Selatan.

Juarsah berharap, himbauannya tersebut diikuti para pemilik dan pengelolah lahan tambang demi keselamatan warga. Dirinya juga telah meminta bantuan forkopimda yakni Kepolisian Polres Muara Enim dan Kodim 0404 Muara Enim untuk mengawal dan mengawasi lokasi tambang ilegal yang masih beroperasi. “Sekali lagi saya himbau semua pemilik dan pengelolah tambang ilegal berhenti beraktivitas sampai ada proses lebih lanjut dari penegak hukum,”ujarnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya