oleh

Jumlah Penerima Rastra Tak Berubah

-Sumsel-1.039 views
KAYUAGUNGJumlah penerima bantuan pangan rastra di OKI untuk tahun ini sama dengan 2018 lalu. Sebanyak 65.175 kepala keluarga. Hanya saja Pemda OKI meminta agar camat dan kades tidak main mata. Dan membuat kebijakan diluar aturan yang sudah ditetapkan agar pendistribusian tepat sasaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM menegaskan. Sebaran perkecamatan, baik keluarga maupun jumlahnya sama seperti tahun lalu. Tapi seandainya camat boleh melakukan verifikasi. Jika ada dari data penerima tersebut susah tidak layak lagi menerima bantuan rastra. Boleh diganti dengan data yang di Basis Data Terpadu perkecamatan/desa.

” Karena ini masih dalam acuan juknis pusat selama tidak melebihi jumlah penerima,”terangnya kemarin (6/2).

Dengan catatan kades harus melakukan musyawarah terlebih dahulu. Dengan masyarakat karena yang akan diganti itu sudah terdata dalam BDT. Karena tahun mekanismenya berbeda ini dikawal. Jangan sampai akibat tidak ketahuan juknis ini bermasalah.” Kalau ada satgas berarti ada yang melakukan pengamanan dan pengawalan. Dengan acuan juknis,”imbuhnya.

Jangan sekali-kali pihak kecamatan membuat kebijakan lokal. Dengan dasar pertimbangan sosial mengedepankan rasa toleransi, invertersi masyarakat acuan camat kades petunjuk teknis.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial OKI Amirudin SSos MSi mengungkapkan. “Sesuai Peraturan Sosial itu ada pasal dapat dilakukan perubahan selama tidak melebihi keluarga penerima. Bansos beras segera gerakkan di desa distribusikan ke desa”bebernya.

Setiap KK nantinya akan menerima 10 kg beras setiap bulannya. Jumlah ini sama dengan tahun lalu. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat memberikan kemudahan bagi warga kurang mampu memenuhinya kebutuhan beras.

Wakil Bupati OKI ,HM Djakfar Shodiq menambahkan. Akan turun sebanyak mungkin menyampaikan kepada camat agar data ini diperbaiki sedemikian rupa. Karena di OKI masyarakat miskin belum tersentuh. Padahal pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan. Kalau ada bantuan seperti ini banyak yang mengaku miskin.

” Kami akan pasang plakat bagi warga yang mendapat bantuan ini . Shingga tidak ada lagi yang mampu mengaku miskin,”tegasnya.

Ia mengimbau kades maupun keluarga yang mengaku miskin. Maka jangan dimasukkan dalam data penerima bantuan tersebut. Cukup datang langsung kepadanya maka akan dibantu beras.(uni)

Komentar

Berita Lainnya