oleh

Junta Myanmar Tuding Aung San Suu Kyi Terlibat Korupsi Besar-besaran

SUMEKS.CO – Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, telah ditahan dalam tahanan rumah sejak 1 Februari, ketika militer merebut kekuasaan.

Hingga saat ini, pemerintahan militer telah mendakwa Aung San Suu Kyi dengan enam kasus. Salah satunya adalah melanggar UU rahasia negara, dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara.

Jurubicara pemerintah junta, Jenderal Zaw Min Tun mengatakan, pihaknya belum memberikan dakwaan tambahan kepada peraih Nobel Perdamaian tersebut. Namun ia mengatakan, junta sendiri telah memiliki bukti bahwa Aung San Suu Kyi terlibat dalam kasus korupsi besar-besaran.

“Belum ada yang baru. Tapi kami sudah punya cukup bukti bahwa dia terlibat korupsi besar-besaran. Semua saksi sudah mengaku. Kami masih menyelidiki,” ujarnya, seperti dikutip Sputnik.

Menggambarkan Aung San Suu Kyi sebagai teroris, Zaw Min Tun mengatakan, walaupun Aung San Suu Kyi telah menjadi tahanan rumah, kemungkinan ia telah memiliki rencana sebelum ditahan.

“Tetapi jika itu benar, kami harus mencari bukti Kami tidak akan mengajukan tuduhan seperti itu tanpa bukti,” tambahnya.

Komentar

Berita Lainnya