oleh

Kabupaten ini Baru Bahas RAPBD 2020

-Sumsel-160 views

INDRALAYA – Lambannya pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) membuat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 sempat tertunda. Dan Baru kemarin (18/11) mulai dilakukan pembahasan dalam sidang paripurna DPRD Ogan Ilir yang dibuka dan dipimpin Ketua DPRD Suharto SH, hingga selesai pukul 17.00 WIB. Pembahasan akan dilanjutkan pada sidang paripurna berikutnya.

Pada agenda sidang perdana, Bupati OI H M Ilyas Panji Alam menyampaikan nota penjelasan atas Raperda tentang APBD Ogan Ilir.

Ilyas Panji Alam mengatakan, RAPBD 2020 ditargetkan sebesar Rp1.666.513.867.622,39. Di dalamnya ada target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang direncanakan sebesar Rp179,19 miliar.

“Rinciannya adalah, PAD direncanakan sebesar Rp131,97 miliar, retribusi daerah sebesar Rp9,37 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan direncanakan sebesar Rp3,4 miliar, dan lain-lain PAD yang disahkan direncanakan Rp34,44 miliar,” kata Ilyas Panji Alam.

Dikatakan Ilyas Panji Alam, dalam rancangan pendapatan daerah tahun anggaran 2020 juga ada dana perimbangan sebesar Rp1,17 triliun. “Dana tersebut berasal dari dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp310,15 miliar,” ucapnya

Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto SH menyatakan bahwa anggota dewan akan membahas nota penjelasan Raperda ini, di rapat internal. Setelahnya, diagendakan rapat paripurna lanjutan untuk penyampaian umum fraksi-fraksi.

“Untuk penyampaian pandangan umum fraksifFraksi terhadap nota penjelasan bupati OI akan dilaksanakan Rabu, 20 November,” tukasnya. (sid)

Komentar

Berita Lainnya