oleh

Kabupaten ini Ekspor Sabut Kelapa

PANGKALAN BALAI – Membuat sabut kelapa lebih bernilai, PT Sei Sembilang gandeng PT Agri Lestari Nusantara akan membuat sabut kelapa jadi bernilai.

Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Sumsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin, mencatat luas perkebunan kelapa rakyat mencapai 48.053 hektare dengan Produksi sebanyak 46.496 ton per tahun. Tingginya produksi kelapa, menyisakan sabut yang biasa diekspor ke Tiongkok dan Thailand.

Dalam pemanfaatannya Bupati Banyuasin H Askolani menugaskan PT Sei Sembilang bersama Bappeda Litbang, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan PT Agri Lestari Nusantara.

Dalam mengelola sabut kelapa, dan agar pabrik kelapa di Desa Teluk Payo, Kecamatan Banyuasin II yang sudah dibangun dapat segera di pergunakan.

“Kami ke Lampung Timur tinjau pabrik pengolahan sabut kelapa Milik PT Agri Lestari Nusantara,” kata Direktur PT Sei Sembilang Ardiansyah SIP MSi, Rabu (5/8).

Direncanakan nantinya, akan bekerjasama dengan PT Sei Sembilang. Selama ini, sabut kelapa hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

“Kita kelola agar jadi bahan bernilai ekspor,” ucapnya

Peluang itu, sangat besar, bahan bakunya sangat banyak tersedia di Banyuasin. Pabrik pengolahannya sudah ada.

“Bisa jadi sumber PAD baru. “Serap tenaga kerja. Mohon doanya, agar sesuai rencana,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin Aidil Fitri SP MSi mengatakan, luas perkebunan kelapa rakyat masih bisa ditingkatkan. Mengingat dari 48.053 hektare luas perkebunan kelapa, 2.813 hektare tanaman yang akan mulai menghasilkan atau belum menghasilkan.

Sentra Kelapa Banyuasin tersebar di 21 Kecamatan. Namun luas lahan terbesar berada di Kecamatan Banyuasin II 8.855 hektar antara lain: Makartijaya 7.128 hektare, Muara Sugihan 6.490 hektare, Muara Padang 5.161 hektare, Sumber Muara Telang 5.711 hektare, Air Kumbang 2.911 hektare, Pulau Rimau 3.633 hektare, Muara Telang 2.823 hektare. (ktr1)

Komentar

Berita Lainnya