oleh

Kabur dari Rumah Sakit Aiptu Edi Susanto Terjun ke Sungai, Meninggal…

-Nasional-124 views

PONOROGO – Aiptu Edi Susanto yang menjabat sebagai Panit Lantas Polsek Somoroto nekat ‘’kabur’’ dari RSUD dr Hardjono Ponorogo setelah sepekan mendapat perawatan.

Senin (20/5) sekitar pukul 02.50, bintara asal Kedungbanteng, Sukorejo itu mencabut kateter dan infus dan menyelinap keluar dari Ruang Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU) Seruni.

Satu jam berselang, jenazahnya ditemukan di bawah Jembatan Sungai Paju Jalan Ponorogo-Pacitan. Tengkurap dengan luka kepala bagian belakang, mengenakan pakaian motif kotak dengan celana kolor biru.

Kali pertama diketahui pencari ikan ikan sekitar pukul 03.30 itu, Tubuhnya tampak pucat pasi terendam di aliran sungai.

Di tangan kanan jasad tersebut terdapat gelang tanda pasien rumah sakit dan selang infus. ‘’Saksi mata segera melaporkan kejadian itu kepada kami,’’ tukas Marlan, ketua RT setempat.

Setelah laporan dilanjutkan, petugas gabungan dari Polsek, Koramil, BPBD, dan PMI bergegas mendatangi lokasi. Lantaran kontur sungai yang curam, jenazah baru dapat dievakuasi sekitar pukul 05.00. ‘’Kami bersama warga ngecek lokasi dan benar ada mayat,’’ tegas Marlan.

Jasad korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis. Dari situlah, diketahui bahwa korban merupakan pasien RSDU Dr. Hardjono. ‘’Iya betul orang tersebut merupakan pasien kami yang kabur meninggalkan kamar,’’ ujar Humas RSUD Dr. Hardjono, Suprapto.

Menurut Suprapto, Edi diketahui menderita infeksi dan harus mendapatkan perawatan intensif. Kendati demikian, pihak rumah sakit belum dapat memastikan jenis infeksi yang menyerang tubuh korban. ‘’Untuk spesifiknya masih didalami,’’ lanjutnya.

Sebelum kejadian, lanjut Suprapto, Edi sempat meminta keluarganya makan sahur. Saat tidak ada orang, Edi menyelinap ke luar kamar. Keluarga pun kaget mendapati korban sudah tak ada di pembaringan. Petugas rumah sakit dan keluarga bergegas mencari ke setiap sudut ruangan.

Namun, sia-sia. Hingga mendengar kabar duka di pagi buta tersebut. ‘’Kami pun sempat mencari sampai luar rumah sakit,” tegasnya.

Dia menambahkan berdasarkan informasi yang didapat sebelum kejadian, Edi terlihat bingung. Diduga frustasi dengan penyakitnya. Ditambah pasien yang dirawat satu kamar dengannya barusan meninggal dunia. ”Mungkin juga terbayang dengan pasien satu kamar yang barusan meninggal,” tuturnya.

Iptu Suroso, Kapolsek Ponorogo yang turun ke lokasi belum dapat memberikan konfirmasi. Masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Diperkirakan korban meninggal lantaran terjun dari ketinggian 10 meter ke dasar sungai. Kompol Bahrun, Kabag Sumda Polres Ponorogo memastikan korban merupakan Panit Lantas Polsek Somoroto.

Selama ini, korban dikenal sebagai pribadi yang baik. Pun memiliki kinerja yang baik dalam pekerjaan. ‘’Kami turut belasungkawa. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin,’’ kata Bahrun. (mg7/fin)

 

Komentar

Berita Lainnya