oleh

Kabut Asap Masih Pekat

PALEMBANG – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumsel masih menyelimuti udara Palembang, Selasa (15/0).

Pantauan SUMEKS.CO, kabut asap yang menyelimuti udara Palembang, tidak sepekat sehari sebelumnya. Hanya saja tetap saja kabut asap terasa saat menghirup udara. Jarak pandang agak jauh, sekitar 200 meter. Pengemudi kendaraan roda dua dan empat menyalakan lampu di pagi hari. Kabut asap masih terlihat sampai pukul 07.30 WIB.
Pegawai Wilmar Grup
Pegawai Wilmar Grup membagikan masker di lampur merah flyover Simpang Polda, Selasa (15/10). foto: dendi romi sumeks.co

Wawan, salah satu warga meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumsel, termasuk Pemprov Sumsel untuk kembali melaksanakan Salat Istisqa agar Allah SWT menurunkan hujan. Beberapa pekan lalu, hujan turun karena banyak pemda menggelar Salat Istisqa. Mudah-mudahan dengan Salat Istisqa, hujan akan turun.

“Doa kita masih diijabah oleh Allah SWT,” kata Wawan.

Sementara itu, perusahaan, instansi pemerintah, dan organisasi sosial masih gencar membagikan masker sebagai bentuk kepedulia terhadap pekatnya kabut asap di Palembang.

Selasa (15/10), salah satu perusahaan sawit yang juga memproduksi minyak goreng, Wilmar Grup membagikan masker di perempatan lampu merah flyover Polda Sumsel. Sekitar 15 orang pegawai Wilmar mendatangi pengendara saat lampu merah menyala untuk membagikan masker.

Mereka mengenakan rompi warna hijau muda bertuliskan Wilmar Peduli. (dom)

Komentar

Berita Lainnya