oleh

Kades Segayam Dilaporkan Warganya ke Kajari

MUARA ENIM –  Kepala Desa (Kades) Segayam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim dilaporkan  warganya sendiri ke Jaksa Negeri Muara Enim, terkait dugaan nepotisme. Sebanyak 10 orang perwakilan warga Desa Segayam itu, mendapat pengamankan aparat kepolisian, Selasa (25/2).

Lima orang perwakilan warga Desa Segayam tersebut diterima langsung Kasi Intel  Yulius Dasa Saputra SH, Kasi Pidsus M Alvinda Yudhi Utama dan jajaran Kajari Muara Enim. Dalam pertemuan tersebut warga menyampaikan bahwa masalah diduga terjadi nepotisme, masalah pembangunan masyarakat tidak pernah dilibatkan.

“Selama Kades menjabat sekali pun belum pernah terjadi musyawarah di desa kami. Yang Kami inginkan sebelum melakukan pembangunan mestinya direncanakan dulu dan dimusyawarahkan dulu dengan rakyat, ini tidak pernah ada namanya musyawarah tau-tau sudah ada pembangunan,” ujar perwakilan Desa Segayam, Jabarudin, Herianto dan H Emrun

Lanjut mereka, lingkaran pemerintahan desa diantaranya mulai dari sekretaris, bendahara dan operator itu keluarga kepala desa. Selain itu, setiap kegiatan BPD tidak pernah dilibatkan, mestinya semua element dirangkul untuk menyampaikan pendapat dan saran dalam pembangunan desa.

“Kami menilai ada indikasi penyelewangan sebab ada sembilan orang keluarganya dilingkaran pemerintahan desa. Maka kami mewakili masyarakat Desa Segayam tidak berani koreksi secara langsung dengan kades, untuk itu kami sampaikan hari ini menuntut segera ditindak lanjuti laporan ini,” ujarnya mereka.

Sementara itu, Kasi Intel  Yulius Dasa Saputra SH mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti pengaduan yang telah disampaikan perwakilan warga Desa Segayam dan kami terus mengumpulkan keterangan-keterangan dan data-data yang telah disampaikan.

“Terkait kewenangan- kewenangan yang bukan  masuk keranah kita, kami akan berkordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti BPK, BPKP, Inspektorat karena ada batasan kewenangan dari Kejaksaan ada tugas pokok fungsi kami. Sebab tindak pidana korupsi ini bukan suatu perkara yang mudah pembuktiannya. Laporan yang disampaikan  akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya