oleh

Kades Sleman Belajar Pilkades ke Banyuasin

PALEMBANG – Sebanyak 22 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan studi banding ke Kabupaten Banyuasin, Selasa (29/1). Mereka ingin belajar tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) menggunakan sistem Electronic Voting (e-Voting).

“Studi banding ini kami lakukan lantaran ingin mengetahui lebih detail soal pelaksanaan Pilkades menggunakan sistem e-Voting,” kata Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Sleman atau sering disebut Manikmoyo, Irawan SIP saat silaturahmi dengan Ketua Pujasuma Sumsel bersama pengurus di Sanggar Sekretariat Pujasuma Sumsel, Senin(28/1) malam.

Irawan menjelaskan, rencananya, Oktober tahun ini ada 49 desa di Sleman akan melakukan Pilkades serentak dan rencananya akan menggunakan sitem e-Voting. Sehingga, perlu pengetahuan tentang pelaksanaan Pilakdes gunakan e-Voting. Baik secara teknis maupun lainnya.

“Kami ingin mengetahui keunggulan dan kelemahan menggunakan e-Voting ini. Kami akan benar-benar kaji. Baik soal kondisi wilayah, jumlah penduduk dan luas wilayah. Karena, kondisinya berbeda,” imbuh Kades Triharjo itu.

Pada kegiatan studi banding tersebut, juga diikuti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman, Priyo Handoyo. Kemudian, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sleman, Jazim Sumirat dan Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta.

“Kegiatan kami ini ingin mencari pengalaman soal Pilkades dengan sistem e-Voting. Informasinya sistem ini pertamakali di lakukan di Banyuasin dan sekarang sudah banyak yang mengikuti,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman, Priyo Handoyo.

Ketua Paguyuban Jawa Sumatera (Pujasuma) Sumsel Dr HMC Baryadi MM menyambut baik kegiatan studi banding para Kades dari Sleman ini. “Mudah-mudahan kegiatan lancar,” ungkap Baryadi.

Acara silaturahmi sendiri berjalan penuh kekeluargaan. Suasana semakin akrab saat para rombongan dijamu makan durian dan duku bersama. Hadir pula pada silaturahmi tersebut tokoh Pujasuma Sumsel lainnya, Joko Imam Santoso dan Joko Siswanto.

“Kebetulan saat ini sedang musim durian dan duku. Semoga pertemuan ini semakin mempererat tali silaturahmi kita,” ungkap pengusaha dan tokoh masyarakat asal Sleman tersebut. (gsm)

Komentar

Berita Lainnya