oleh

Kadisdikbud Pemkab OI Terpapar Covid-19

INDRALAYA – Giliran Kadisdikbud Pemkab Ogan Ilir (OI) berinisial AT dikhabarkan terpapar positif covid-19. Khabar orang nomor di dunia pendidikan di Bumi Caram Seguguk mulai pagi, Rabu (5/8) sempat heboh  dan menjadi pembicaraan para pejabat dan stafnya.

Bahkan  petugas tim gugus tugas  Kabupaten OI, langsung melakukan sterilisasi seluruh ruangan dengan melakukan penyemprotran disinfektan. Para pegawai Disdikbud  lebih memilih keluar ruangan untuk menunggu proses penyemprotan.

Benarkah ? Sekda Pemkab OI H Herman SH MM didampingi Asisten I  Drs A Rahman Rosyidi, Asisten II Ir H Muhsin Abdullah, dan Kepala Bappeda M Thahir Ritonga, langsung memberikan keterangan resmi pukul 14.00 Wib.

“ Hasil swab, pasca  terpapar positif covid-19  Bupati OI H M Ilyas Panji Alam, ada dua orang dinyatakan positif dari 75 orang yang diambil swab,’’kata Sekda OI H Herman SH MM.

Kedua orang tersebut, yakni salah satu staf dibagian umum dan Perlengkapan berinisial Das dan salah satu Kepala OPD di lingkungan Pemkab OI berinisial AT,’’Ya salah satu kepala OPD berinisial AT kini terpapar positif Covid-19 dan kini yang bersangkutan tengah menjalani isolasi mandiri,’’kata H Herman SH MM tanpa menyebutkan secara jelas baik nama OPD dan nama  pejabat yang terpapar tersebut.

Untuk kantor  OPD tersebut, sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotran disinfektan  dan untuk dua hari kedepan yakni 6 dan 7 Agustus 2020 ditutup sementara.

Sekda juga mengatakan, untuk perkembangan kondisi kesehatan H M Ilyas Panji Alam saat ini sudah mulai berangsur pulih, bahkan dinyatakan sudah sembuh dan  hasilnya sudah dinyatakan negative covid-19.

“Saat ini Bapak Bupati sudah keluar dari Rumah Sakit dan menjalani isolasi mandiri di Rumah Dinasnya KPT Tanjung Senai, namun tetap dilakukan pengawasan oleh Dokter RSUD Kita’’jelasnya.

Terpisah Sekdin Disdikbud Pemkab OI Heriyanto SPd MSi mengatakan, pihaknya mengaku belum menerima informasi secara resmi mengenai pimpinannya dinyatakan  terpapar positif covid-19.

Namun demikian, pihaknya sudah mengambil langkah antisifasi terhadap kondisi perkantoran Disdikbud dengan dilakukan sterilisasi seluruh ruangan,’’Untuk dua hari kedepan  6 dan 7 Agustus kantor Disdikbud tutup sementara, semua pegawai diliburkan alias bekerja dirumah (WFH), bila  ada yang urgen akan berurusan ke Disdikbud sebaiknya melakukan system Daring saja,’’pinta Heriyanto yang masih menjalani isolasi mandiri (Sid)

Komentar

Berita Lainnya