oleh

Kakak Beradik ini Akhirnya Menyerahkan Diri

PALEMBANG – Dua kakak beradik pelaku pembunuhan terhadap korban Prans (20), Terwarga Jl. Meranti PU I Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (28/11) sekitar pukul 11.15 WIB menyerahkan diri ke anggota Polsek Kertapati Palembang.

Mereka adalah Chandra Oktopiansyah (23) dan Kelvin Pebriansya (19). Keduanya warga Jl Merante Sungai Buaya, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kapolsek Kertapati Iptu Irwan Sidik mengatakan kedua pelaku menyerahkan diri di Karang Agung, Kabupaten Banyuasin, Selasa (17/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Anom laporan keluarga korban ingin menyerahkan diri, anggotanya langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankan keduanya.

“Untuk modus kedua pelaku berawal dari tersangka Chandra membeli rokok dan melihat korban di TKP sedang bekerja,” ujarnya, Rabu (18/11)

Lanjut Anom, setelah melihat korban di TKP, Chandra langsung pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam jenis pedang samurai sembari mengajak adiknya bernama Kelvin.

Melihat kedua pelaku datang, korban langsung melarikan diri.

“Korban langsung masuk ke dalam salah satu rumah warga, kemudian tersangka Kelvin langsung mengejar dan menusuk perut korban menggunakan badik yang ia bawa, kemudian tersangka Chandra juga ikut masuk dan membacok korban berkali-kali menggunakan samurai hingga korban meninggal dunia,” katanya.

Mendapatkan laporan keluarga korban anggotanya langsung bergerak cepat.

“Mendapatkan informasi mengenai keberadaan kedua pelaku anggota kita begerak cepat hingga berhasil mengamankan keduanya di Karang Agung, Kabupaten Banyuasin pada Selasa (17/11) sekitar pukul 10.00 WIB,” jelasnya.

Tempat, sama pelaku Chandra telah mengakui telah membunuh korban di TKP.

“Lantaran dendam lama, kemudian melihat korban berkerja tidak jauh dari rumah saya saat itu juga timbul niat saya untuk membalas dendam,” ujarnya.

Chandra mengungkapkan, ia tega menghambisi nyawa korban lantaran empat bulan lalu korban pernah menusuknya.

“Karena pernah menusuk saya dan saya masih dendam lantas saya tega menghabisi nyawanya bersama dengan adik saya,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya