oleh

Kaki Diamputasi, Bandit ini Masih Jadi Jambret

BATURAJA – Pernah menjalani penjara kasus jambret tidak membuat Bayu Saputra (23), warga Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, jera. Baru dua minggu lepas dari hukuman pada Juli lalu dari Rutan Baturaja dalam kasus penjambretan tahun 2015 lalu, kembali menjambret kalung emas seorang ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor.

Namun aksi penjambretan yang dilakukan pria dengan kaki kanan yang sudah diamputasi akibat luka tembak pada penangkapan 2015 silam ini gagal. Kalung emas seberat 5 suku milik korbannya tidak berhasil dijambret. Korban menarik jaket tersangka hingga keduanya terjatuh. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera depan Karaoke Cip, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur.

Roliyah (42), warga Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur yang menjadi korban penjambretan saat melapor ke SPKT Polres OKU mengungkapkan saat itu dirinya dari arah Jembatan Ogan 2 menuju SPBU Batukuning untuk mengisi BBM sepeda motornya, sesampainya di TKP seseorang yang juga mengendarai sepeda motor memepet dirinya dan langsung menarik kalung emas yang dipakainya.

Korban sontak kaget dan langsung menyadari jika orang tersebut ingin mengambil kalung emasnya sehingga korban langsung menarik jaket milik pelaku Bayu Saputra hingga keduanya terjatuh, dan korban nyaris terjatuh ke dalam jurang, saat itu juga korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

“Kalung saya setelah putus masuk ke dalam baju sebagian, tapi saya tetap pegang jaketnya saya tidak mau lepas walaupun harus jatuh, dan akhirnya kami sama sama jatuh dan saya langsung teriak minta tolong dan warga susah banyak datang,” ujar Roliyah.

Pelaku yang mengenakan kaki palsu saat itu hanya bisa pasrah saat diamankan warga dan beberapa diantaranya melayangkan bogem mentah kepada pelaku yang kesal dengan ulahnya. Beruntung polisi dari polres OKU cepat mengamankan tersangka dan meredam amukan masa dan membawa tersangka ke mapolres OKU.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan membenarkan kejadian tersebut. (bis)

Komentar

Berita Lainnya