oleh

Kalah 2 Kali dari Shakhtar, Zidane Tetap Bertahan di Madrid

KIEV – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane berbicara soal posisinya sebagai juru taktik Los Blancos usai kekalahan 0-2 dari Shakhtar Donetsk. Pelatih berkepala pelontos itu secara tegas menyatakan tidak akan mundur sebagai entrenador Madrid, meski timnya tampil buruk belakangan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Real Madrid tumbang 0-2 di pada matchday 5 di NSC Olimpiyskiy Stadium (Kiev), Rabu (2/12/2020) dini hari WIB. Dua gol tuan rumah dicetak Dentinho dan Manor Solomon. Ini merupakan kekalahan kedua Madrid dari Shakhtar musim ini.

Kekalahan yang membuat peluang Real Madrid lolos jadi menipis. Apalagi di laga pamungkas, mereka harus menghadapi pemuncak klasemen sementara Grup B, Borussia Monchengladbach.

Dalam konferensi pers usai laga kontra Shakhtar, Zidane bersikeras bahwa dia tidak akan mengundurkan diri meskipun kekalahan ini membuat mereka berada di urutan ketiga di Grup B Liga Champions yang ketat.

Zidane memotivasi tim untuk meraih gelar La Liga musim lalu, memanfaatkan kesalahan rival Barcelona setelah restart untuk merebut trofi.

Dengan lima kekalahan dari 15 pertandingan, tekanan meningkat pada Zidane, tim tersebut berisiko kehilangan posisi serius dalam perburuan gelar La Liga serta tersingkir dari Liga Champions.

Ini adalah periode kedua Zidane sebagai bos Los Blancos. Dia meninggalkan Madrid setelah memimpin mereka meraih tiga kemenangan beruntun di kompetisi klub elit Eropa, sebelum kembali kurang dari setahun kemudian. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya