oleh

Kalau Membakar Bukan Fans Namanya

SUMEKS.CO – Pedangdut Via Vallen tidak terima apabila Pije, lelaki yang membakar mobil Alphard kesayangannya, disebut sebagai fans. Pelantun ‘Sayang’ ini menganggap tindakan brutalnya itu tidak menceriminkan sikap penggemar sama sekali.

Hal itu diungkapkan Via Vallen saat menyapa para penggemar untuk pertama kali melalui Instagram live. “Aduh, aku tuh nggak terima banget lho kalau dia itu dibilang fans. Kayak ngotorin nama fans gitu lho,” katanya.

Via Vallen lebih lanjut mengatakan, Pije sengaja mengaku sebagai penggemarnya untuk menutupi kejahatannya tersebut. “Jangan menganggap fans jadi bisa berbuat semaunya. Kata fans jadi tameng buat nutupin kejahatan. Jangan kayak gitu,” ujarnya.

Via mengatakan, mobil Alphard W 1 VV yang dibakar itu hanya digunakan untuk keperluan kerja. Mobil itu juga menjadi tempat tidurnya setelah lelah manggung menghibur para penonton. Untuk hari-hari biasa, Via Vallen lebih senang menggunakan mobil biasa.

“Aku kalau jalan ke mall, belanja, atau ngapaian, aku lebih suka pakai mobil yang biasa. Pakai mobil adikku atau mobil saudaraku. Aku lebih suka pakai mobil yang biasa,” katanya.

Untungnya di dalam mobil Via Vallen yang dibakar sudah tidak ada barang-barang berharga. Sehingga kerugian yang dialaminya pun hanya pada mobil yang terbakar.

Pije, pelaku yang membakar mobil mewah Via Vallen diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka akibat perbuatannya. Pije dijerat dengan Pasal 187 Ayat 1 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman 12 tahun penjara.

Orang terdekat keluarga Via Vallen mengatakan bahwa permsalahan ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Via pun tidak menggandeng kuasa hukum.
(Abdul Rahman/jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya