oleh

Kalbis Institute dan MAP Retail Academy Hadirkan Kurikulum Berbasis Industri

SUMEKS.CO –   Kalbis Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kurikulum berbasis industri dengan menggandeng beberapa industri di Indonesia maupun di luar Indonesia.  Bersama MAP Retail Academy salah satu unit dari MAP Group dalam pengembangan pendidikan, pelatihan, serta program sertifikasi di Indonesia. Dengan Tema Kalbis Refresh di tahun ini, Kalbis Institute terus mencari kolaborasi untuk peningkatan kualitas dengan bekerjasama dengan berbagai pihak. Kalbis Refresh yang dimaksud bahwa sejak tahun 2020, Kalbis Institute hadir dengan kurikulum yang baru, nama fakultas yang baru, visi misi pendidikan yang baru, yang telah disesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

“Pengembangan kurikulum dalam satu institusi pendidikan menjadi sangat penting bagi setiap kampus, khususnya bahwa kurikulum itu harus mampu mengakomodir kebutuhan di dunia industri,”ujar Brand Communications  Manager Kalbis Institute, Raymond Christantyo. Khususnya Kalbis Institute sangat concern dengan kurikulum dan banyak sekali kampus yang hadir hanya sebatas hadir namun tidak mengubah kurikulum mereka sesuai kebutuhan industri.

Kampus, katanya, harus menjadi rumah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan non akademik, dan kurikulum menjadi landasan untuk mereka belajar.  ‘’S ehingga saat mereka lulus, mahsiswa ini mampu diterima secara cepat di dunia industri dan dunia usaha.’’ Ada beberapa poin penting kerjasama ini antara lain Pendidikan atau pengembangan kurikulum, program sertifikasi, pelatihan bagi mahasiswa dan dosen, uji kompetensi, magang, rekrutmen bagi lulusan Kalbis Institute, serta kegiatan kegiatan lainnya khususnya dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Daripada itu semua khususnya dalam program sertifikasi, Kalbis Institute berharap hal ini mampu menjadi salah satu alat untuk mempersiapkan lulusan berkualitas sehingga sertifikasi yang mereka dapatkan akan mempermudah mereka untuk diterima dan bekerja di dunia industri,”tutup Raymond.(DOD)

Komentar

Berita Lainnya