oleh

Kampung Air akan Terhubung dengan Pulau Kemaro

PALEMBANG – Kemajuan dunia pariwisata tak hanya berdampak pada menggerakkan sektor perekonomian. Tapi juga sumbangsih terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Baik dari industri hiburan, restoran, hotel hingga usaha kecil menengah (UKM).

Korelasi ini disadari jajaran Dinas Pariwisata Palembang. Untuk itu, terus dilakukan pengembangan di sektor ini.

Salah satunya dengan menambah destinasi wisata baru untuk menarik minat wisatawan berkunjung.

Wali Kota Palembang telah memaparkan 11 pengembangan wisata yang terkait dengan Asian Games 2018.

“Kita tidak akan berhenti sampai Sekanak bersolek. Atau mengandalkan Alquran Al Akbar dan lainnya yang sudah ada,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, Kamis (7/2).

Untuk tahun ini, ada beberapa bantuan untuk pengembangan wisata kota pempek. Salan satunya, pembangunan Kampung Air yang nantinya akan terhubung dengan pagoda di Pulau Kemaro.

“Ini sudah ada yang bersedia membangunnya,” kata dia.

Pemkot Palembang juga dapat bantuan kapal wisata untuk sarana wisatawan berkeliling di sepanjang Sungai Sekanak bantuan dari Pegadaian.

Akan dibangun Air Mancur Menari dan spot-spot baru menarik lainnya. Untuk melengkapi pengembangan pariwisata ini, pihaknya telah menyusun kalender event sepanjang 2019.

“Setidaknya kita punya 65 event wisata. Setiap bulan ada yang berbeda,” jelas Isnaini.

Untuk Februari ini saja, ada The Love of Meihua di OPI Mall, Chinesee Lunar New Year di Wyndham Hotel, Imlek di Kelenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu, Tari Seribu Tangan dan Tari Lampion di PTC Mall.

Kemudian, Cap Go Meh di Kampung Kapitan, Cap Go Meh Festival di Pulau Kemaro, Palembang Fashion dan Food Festival di Palembang Indah Mall (PIM), serta Palembang Travel Market Week di Palembang Icon.

Untuk event olahraga berskala internasional, ada Palembang Triathlon di Jakabaring Sport Center (JSC) yang diikuti peserta tujuh negara.

Ada juga pelestarian musik daerah lewat Festival Cover Song “Lagu Daerah” di Kambang Iwak (KI) bersama Sumatera Ekspres (Sumeks).

Untuk memajukan dunia pariwisata, kita tidak hanya menggelar banyak event. Tapi juga menambah jumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi,” tukas Isnaini. (cj10)

Komentar

Berita Lainnya