oleh

Kantor Desa Bayat Ilir Kumpulkan 80 Kantong Darah

SUMEKS.CO – Sebanyak 80 kantong darah berhasil dikumpulkan pada gelaran aksi Sosial Donor Darah yang diselenggarakan di Kantor Desa Bayat Ilir, Kecamatan Lencir, Muba, Senin (20/1/2020). Puluhan pemuda yang berasal dari berbagai organisasi, perangkat desa, karyawan perusahaan serta masyarakat Desa Bayat Ilir begitu antusias mendonorkan darahnya.

Kades Bayat Ilir, Urwan Dinata mengatakan aksi sosial ini terwujud berkat kerjasama antara Pemerintah Desa Bayat Ilir, Karang Taruna Desa Bayat Ilir, PMI Kabupaten Muba, KNPI Kecamatan Bayung Lencir, dan SKK Migas – Tately NV. Kegiatan tersebut kata dia merupakan yang pertama di gelar di Desa Bayat Ilir.

“Kedepannya Pemdes Bayat Ilir disupport oleh Tatelly NV akan melaksanakan kegiatan Donor Darah rutin setiap 6 bulan sekali, selain menyebarkan virus berbagi kepada masyarakat, ini juga bisa membuat masyarakat sehat. Kita juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang sudah turut membantu segala sesuatunya hingga kegiatan Donor Darah tersebut berjalan sukses,” tukasnya.

Sementara, Ketua Karang Taruna Desa Bayat Ilir, Taufik mengungkapkan kegiatan ini awalnya memang inisiatif dari relawan PMI Kecamatan Bayung Lencir, pihaknya kemudian mengajukan permohonan bantuan support kepada pihak perusahaan Tately NV dan akhirnya dibantu. “Dengan kegiatan ini masyarakat bisa mengenal donor darah dan tidak takut lagi untuk mendonorkan darah,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua PMI Kecamatan Bayung Lencir, Novriadi Sjamsuri mengapresiasi kegiatan Donor Darah yang digelar di Desa Bayat Ilir ini, dia berharap aksi seperti ini menjadi contoh dan seluruh desa lainnya bisa menggelar aksi seperti ini, mengingat kebutuhan darah setiap tahunnya meningkat.

Hanya Tercover 30 Persen

Kebutuhan darah Kabupaten Muba ternyata sangat tinggi. Berdasarkan data dari PMI Muba, pada tahun 2017 hingga 2018 mencapai 3000 sampai 3500 kantong darah, kemudian kebutuhan tersebut meningkat pada 2019 mencapai 4000 hingga 5000 kantong darah. “Sementara kebutuhan tersebut hanya tercover rata-rata 30 persen saja,” ungkap Kabid Pelayanan PMI Muba, Imelda Marshalena.

Diakuinya, kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah memang sangat kurang. Padahal kata dia, donor darah sangat bermanfaat bagi semua pihak bahkan pendonor darah sendiri mendapatkan manfaat, karena pada pelaksanaan donor darah, pendonor dilakukan cek kesehatan, berat badan, tekanan darah, cek hemoglobin (untuk mengetahui anemia atau tidak).

“Darah diuji saring terhadap 4 penyakit menular (sipilis, Hepatitis B dan C, HIV), setelah uji saring jika terhadap darah yang bersangkutan diidentifikasi penyakit tersebut, akan dihubungi untuk diperiksa ulang ke rumah sakit, malah yang bersangkutan difasilitasi” Kata Imelda.

Di awal 2020 ini lanjut Imelda stok darah cukup banyak, karena kegiatan donor darah di Januari-februari ini banyak kegiatan donor darah terutama di perusahaan salah satunya hari ini Tatelly bersama masyarakat. Saat ini ada 10 perusahaan yang telah MOU untuk menggelar donor darah per bulan.

“Kalau misalkan nanti ada 10 perusahaan lagi yang MOU kegiatan rutin Donor darah, stok darah pasti mencukupi kebutuhan yang ada, bahkan berlebih” tutupnya. (Kur)

Komentar

Berita Lainnya