oleh

Kantor Tutup, Sarjana ini Jualan Ikan Hias

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Nia (24), warga Kelurahan Kalidoni, Palembang merupakan lulusan S1 jurusan Matematika salah satu PTN di Palembang ini memilih berjualan ikan hias. Ini karena kantor tempatnya bekerja, tutup akibat wabah Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020.

“Saya memilih berjualan ikan hias menggantikan ibu saya, Yuli (46),” kata Nia, Ahad (7/3)

Nia mengatakan memilih berjualan ikan hias di Pasar Burung yang berada kawasan Jl. Beringin Janggut, Kelurahan 17 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang karena kalau ditekuni bisa sukses lebih dari orang kantoran.

Menurutnya, untuk sekarang ini ia menikmati profesi barunya, tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk melamar pekerjaan di tempat lain apabila situasi sudah memungkinkan.

“Kita masih mencari peluang, mas,” ujarnya.

Dikatakannya, berjualan ikan hias paling mahal dijual adalah ikan Arwana seharga Rp135 ribu per ekor.

“Untuk waktu yang paling ramai pembeli biasanya hari Sabtu dan Minggu atau tanggal merah di hari lain,” tukasnya.

Masih kata Nia, pembeli yang berkunjung bukan hanya dari dalam kota saja. Terkadang di hari libur panjang ada juga yang dari luar kota.

“Biasanya untuk pembeli dari luar kota misalnya Jawa. Mereka cenderung membeli ikan sungai khas Sungai Musi yakni ikan datz, belido dan baramidi,” terangmya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya