oleh

Kapal Minyak Sawit Tenggelam, Sungai Mahakam Tercemar

SUMEKS.CO – Tenggelamnya kapal pengangkut ratusan ton minyak sawit (crude palm oil/CPO) di Sungai Mahakam tidak hanya meninggalkan duka bagi kru kapal yang salah satunya ditemukan tewas. Tumpahan minyak tersebut juga mengganggu kehidupan warga yang mengandalkan air sungai untuk aktivitas sehari-hari.

Insiden tenggelamnya kapal self propelled oil barge (SPOB) Mulia Mandiri tersebut terjadi pada Sabtu (10/4). Dan, sampai kemarin (13/4) dampaknya masih terasa.

Kepada Kaltim Post, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Ence Ahmad Rafiddin Rizal menuturkan, penyebaran tumpahan minyak sawit di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di sekitar Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, berimbas ke sekitar 7 kilometer dari titik terjauh ke arah hilir sungai. Luasan itu dipantau menggunakan drone dan Google Maps.

Saat ini dilakukan pembersihan dengan menggunakan alat penyedot. Pembersihan melibatkan tim dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Samarinda bersama relawan dan beberapa perusahaan yang beraktivitas di tepi Mahakam.

Komentar

Berita Lainnya