oleh

Kapolda Sumsel Keluarkan Maklumat Tentang Larangan Pemblokiran Jalan Negara

SUMEKS.CO – Untuk melakukan pencegahan dan antisipasi terjadinya kembali peristiwa unjuk rasa serta pemblokiran Jalan di jalan Lintas Sumatera, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM mengeluarkan maklumat tentang larangan tersebut.

Peristiwa unjuk rasa serta pemblokiran jalan terakhir di jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Senin 17 Mei 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, MM didampingi Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah, SH mengatakan, maklumat Kapolda Sumsel yang bernomor : MAK/08/V/2021 tanggal 24 Mei 2021 tersebut berisikan agar setiap orang wajib mematuhi hukum yang berlaku, menjaga keamanan dan ketertiban umum, menghormati hak dan Kebebasan orang lain serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.

Seperti, penutupan/pemblokiran jalan dengan menggunakan batu, pohon, ban bekas dan benda benda lain, perbuatan yang menyebabkan bangunan untuk lalu lintas hancur sehingga tidak bisa dipakai, perbuatan yang menimbulkan bahaya bagi keamanan lalu lintas, perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan negara.

“Dengan adanya maklumat Kapolda Sumsel ini diharapkan masyarakat Propinsi Sumsel khususnya dapat paham apabila tindakan masyarakat yang melanggar atau mengganggu kepentingan atau hak orang lain dapat dilakukan tindakan kepolisian dan dapat diajukan ke muka hukum (pengadilan) berakhir dengan penjara.

Atau setiap orang dilarang dengan sengaja menghancurkan merusak atau membuat tidak dapat dipakai bangunan untuk lalu lintas umum atau merintangi jalan umum darat atau air atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan.

Komentar

Berita Lainnya