oleh

Kapolres Imbau Warga Tak Adakan Pesta

MURATARA – Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto kembali mengimbau warga, agar tidak menyelenggarakan pesta pernikahan saat penanggulangan wabah corona (Covid-19).

Dia menegaskan, seluruh jajaran Polres Muratara akan di kenakan untuk melakukan pengawasan  dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

“Hampir setiap malam anggota patroli dan mengimbau warga ditempat tempat keramaian. Kita minta warga agar tidak melakukan kegiatan dengan jumlah masa yang banyak, ini salah satu upaya untuk mencegah wabah corona,” katanya, Minggu (29/3).

Dia mengatakan, warga juga dilarang untuk menggelar acara resepsi pernikahan. Jika warga tidak mengindahkan, pihaknya akan turun langsung membubarkan keramaian. “Untuk acara hajatan juga hindari dulu. Masalah wabah corona ini masalah serius bukan hanya masalah di Muratara, jadi kami harapkan kerjasamanya dari masyarakat dan seluruh pihak untuk melakukan langkah langkah pencegahan,” tegasnya.

Sementara itu, seluruh polsek dan jajaran juga ikut melajukan hal yang sama. kaolsek Nibung Iptu Denhar yang sempat dibincangi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koirdinasi dengan pihak Krcamatan, Kelurahan dan Penerintah Desa agar ikut melarang kegitan yang membawa masa dalam jumlah banyak.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengn Perangkat desa. Semua sepakat, tidak ada penyelenggaraan pesta siang maupun malam, apa lagi pasar malam,” tegasnya. Dia mengungkapkan, jika ada warga yang melanggar dan tetap ngotot melaksanakan hajatan.

Pihaknya akan bertindak tegas dengan membubarkan acara itu. “yang punyanhajar tu bisa di pidana, jadi ikuti aturan dan anjuran pemerintah dalam menghadapi wabah ini,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat hukum dan politik Muratara, Edwardo mengungkapkan. Masyarakat harus ikut mematuhi aturan yang berlaku, karena situasi wabah corona bukan sekedar isu. Namun kondisinya saat ini sangat serius dan mengkhawatirkan.

“Wabah ini tidak terlihat jadi sangt cepat penularannya. Orang yang tertular bisa mrngakibatkan efek sampai kematian. Terkait masalah hukum, jika pemerinah sudah mengeluarkan peraturan harus dipatuhi, jika tidak warga bisa dianggap melanggar dan bisa dienakan pasal pidana melawan penegakan peraturan,” tegasnya.

Pihaknya meminta, agar masalah hukum ini di sosialisasikan oleh seluruh pihak. Dan tidak cendrung hanya mengandalkan pihak aparat keamanan. “semua harus ikut andil sosialisasasikan soal ini. Jadi warga harus sadar hukum kalau tidak mau berurusan dengan penindakan,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya