oleh

Kapten SFC ini Optimis Kembali ke Liga 1

JAKARTA – Pemain Sriwijaya FC optimistis dengan kekuatan tim saat ini. Bahwa mereka bisa mengembalikan tim berjuluk Laskar Wong Kito ke habitatnya di Liga 1 pada 2020. Ini setelah mereka tidak ada masalah dengan adaptasi permainan yang diusung Pelatih Kashartadi.

“Materi sekarang bagus-bagus. Insya Allah kami bisa juara Liga 2 dan kembali ke Liga 1 pada 2020,” ungkap Hapit Ibrahim, Kapten Sriwijaya FC di Piala Indonesia lalu.

Hampir juga menegaskan semua pemain sudah menyatu. Tidak ada masalah dengan adaptasi permainan. Begitu juga dengan pengertian antarpemain. Semua dalam suasana bagus dan cair. “Suasana tim enak karena semua pemain menyatu. Tidak ada masalah dengan adaptasi satu dengan lainnya,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini manajemen Sriwijaya FC sudah belanja 20 pemain. Untuk kiper ada tiga orang, Ferdiansyah, Hendra Mole, dan Alexander. Sementara belakang ada delapan nama macam Ambrizal, Yericho Christiantoko, Zaka Mabruri, Edy Gunawan, Rachmat Juliandri, Akbar Zakaria, Hamdan Zamzani, Bruno Casimir. Kemudian lini tengah ada Hapit Ibrahim, Rian Wiradinata, Moniega Bagus, Siswanto, Eka Hera dan lini depan ada Yongki Aribowo, Airlangga Sucipto, Ahmad Ikhwan, Rizsky Ramadhana. Satu lagi pemain sedang proses naturalisasi, Hilton Moreira.

Keyakinan yang sama atas kekuatan Sriwijaya FC saat ini juga diungkapkan oleh mantan pemain Sriwijaya FC yang kini bermain di Semen Padang Manda Cingi. “Insya Allah saya yakin dengan komposisi pemain saat ini. Di luar non teknis, saya sudah yakin Sriwijaya FC akan kembali ke Liga 1 musim 2020,” jelas Manda yang berpengalaman berkompetisi di Liga 2 bersama Semen Padang musim lalu.

Manda berharap, kompetisi musim 2019 tidak ada pengaturan skor fan mafia-mafia lainnya. Pengalaman Manda selama bantu Semen Padang bermain di Liga 2 musim kemarin, kekuatan non teknis sangat kuat di setiap pertandingan. Mereka bisa melakukan apapun tanpa sungkan-sungkan untuk mendapatkan kemenangan.

“Pengalaman saya main di Liga 2 lebih keras ketimbang Liga 1. Keras artinya, tim berani terang-terangan untuk mengalahkan lawan dengan segala cara,” ujarnya. “Pokoknya sukses selaku buat Sriwijaya FC. Saya selalu mendoakan terus buat tim yang sudah membesarkan nama saya,” tambahnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya