oleh

Kapten Sriwijaya FC Merapat ke PSIM

JAKARTA – Tidak butuh waktu lama pemain macam Firman Septian untuk nganggur setelah batal dipinang PSMS Medan dan dilepas Sriwijaya FC. Kini, kapten Sriwijaya FC musim lalu tersebut sudah diikat PSIM Jogjakarta. Bahkan, dia sudah berada di Kota Gudeg untuk menjalani proses persiapan menatap Liga 2 2021.

“Saya sedang di Jogja. Alhamdulillah sudah resmi di sini (PSIM),” ungkap Firman.

Firman menjelaskan, pilihan jatuh ke PSIM karena tim ini paling serius menjalin komunikasi. Selain itu, mereka juga memiliki sejarah bagus di sepak bola Indonesia. PSIM merupakan salah satu dari sekian klub yang membidani lahirnya PSSI.

Musim ini, PSIM juga memiliki ambisi besar. Mereka ingin naik kasta ke Liga 1 setelah pada musim 2019 gagal. Lebih dari itu, keberadaan sosok pelatih Seto Nurdiantoro menjadi magnet tersendiri mengingat dia juga telah sukses antarkan PSS Sleman promosi Liga 1 pada Liga 2 musim 2019.

“PSIM paling serius jalin komunikasi. Pemainnya juga bagus-bagus. Harapannya semoga bisa memberikan yang terbaik buat PSIM,” jelas pemain yang pernah jadi ikon PSP Riau ini.

Firman yang pada Liga 2 2020 menjadi kapten Sriwijaya FC saat melawan PSIM Jogjakarta harus merantau ke Jawa karena servisnya tidak lagi dibutuhkan Sriwijaya FC. Kesetiaannya bela panji Laskar Wong Kito dipertanyakan setelah menyeberang ke PSMS Medan. Padahal, saat menyeberang, dia termasuk salah satu pemain musim kemarin yang dipertahankan manajemen. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya