oleh

Karet Dijual ke UPPB, Petani Untung

PANGKALAN BALAI – Keberadaan Unit Pengelolaan Pemasaran Bokar (UPPB) di tengah petani karet sangat penting, karena memiliki peranan dalam meningkatkan harga karet. Untuk wilayah Banyuasin sendiri, harga karet sudah cukup menjanjikan, karena beberapa petani telah bergabung dengan Unit Pengelolaan Pemasaran Bokar (UPPB).

“Harganya dijual cukup tinggi,” kata Direktur Pusat Penelitian Karet Dr M Supriadi usai seminar Inovasi Teknologi dan Pengembangan Kelembagaan Pemasaran Bokar Merespon Harga Karet Rendah di aula Balitbun Sembawa, Senin (15/4).

Diakuinya kalau harga karet ini dalam tekanan berat atau relatif rendah, yaitu berada pada posisi 1,3 atau 1,4 US dolar/kg. “Tentu bagi petani karet, harga tersebut rendah. Karena untuk menguntungkan petani karet, harga normal karet yaitu mencapai 1,75 US dolar/kg.

Dalam seminar itu, dibahas juga masalah upaya pengembangan kelembagaan pemasaran bokar melalui UPPB di Sumsel, yang disampaikan langsung oleh Aprizal Alamsyah S Sos, dan beberapa pembahasan lainnya mengenai karet.

Hadir seminar, Direktur Riset Pengembangan PT RPN Dr Gede Wibawa, Ketua Umum Gapkindo Pusat Moenardji Soedarga, Dr Tri Rapani Febbiyanti, Kadishutbun Banyuasin, beberapa narasumber lainnya yaitu Sahuri SP, Martini Aji SP dan narasumber lainnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya