oleh

Kasus Bakar Mantan Pacar Direkonstruksi!

Isnen (24) memperagakan 25 adegan saat dia membakar pacarnya, Irma Fitriani (24).

Perbuatan keji ini dilakukan Isnen, Rabu (10/7/2019) lalu, sekitar pukul 09.45 WIB. Korban meninggal dunia 6 hari setelah menjalani perawatan di RSUD Sekayu, akibat luka bakar sangat parah. 

Isnen terlihat sangat dingin menjalani setiap adegan. Helm tersemat di kepalanya. Diperkirakan helm ini untuk menutupi identitasnya, apalagi sebelum kejadian dia juga sempat meminjam sepeda motor.

Tersangka terlihat sangat matang merencanakan aksinya.

Rekonstruksi oleh penyidik Polsek Babat Toman digelar bukan di TKP.  Toko Baby Shop/Pakaian tempat korban bekerja di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman melainkan di Mapolres Muba.

“Sengaja karena alasan faktor keamanan, menghindari hal tak diingin,” tegas Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin. Kapolsek juga didampingi Kanit Reskrim Ipda Joharmen.

Pengakuan Tersangka:

Tersangka membakar korban karena sakit hati dibohongi. Dia mengaku sebelum kejadian sudah sebulan putus dengan korban.

“Sebelum putus, dia sempat mengajak tunangan dengan mas kawin 1 suku, saya jawab tunggu sampai Agustus nanti, tapi setelah tiga hari malah mutusin tanpa ada alasan yang jelas,” kata tersangka yang merupakan pekerja di salah satu tempat fotokopi di kota Sekayu.

Padahal, kata tersangka dia dan korban sudah 7 tahun berpacaran sejak bangku SMA.

Dia mengakui sebelumnya bertetangga dengan korban di Desa Kasmaran baru dua tahun terakhir berjauhan setelah dirinya bekerja di Sekayu.

“Aku juga lihat foto dia (korban.red) dengan cowok lain di hape dia sebelum kami putus,” cetusnya.

Tersangka mengaku menyesal dan terbakar emosi membakar korban. “Aku masih cinta pak sama dia, kepikiran terus sampai sekarang, saya menyesal sekali,” katanya. (jpg)

 

Komentar

Berita Lainnya